Dark/Light Mode

Tingkatkan Keterampilan Kader

PLN EPI Gelar Pelatihan Tenaga Posyandu di Gunung Kidul

Rabu, 10 Juli 2024 20:29 WIB
Tingkatkan Keterampilan Kader PLN EPI Gelar Pelatihan Tenaga Posyandu di Gunung Kidul

RM.id  Rakyat Merdeka - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) melakukan program pelatihan peningkatan kapasitas tenaga Posyandu agar akses kesehatan keluarga di lingkungan terkecil masyarakat makin berkapabilitas.

Program ini dilakukan di Desa Berdaya Energi di Kelurahan Karang Asem dan Gombang Gunung Kidul, Yogyakarta.

Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara mengungkapkan, upaya ini didasari oleh tingginya angka stunting di Kabupaten Gunung Kidul yang merupakan kabupaten dengan tingkat stunting tertinggi di Provinsi DIY.

Menurut Iwan, hal ini perlu mendapat perhatian khusus dari tenaga penggerak Posyandu dan instansi Puskesmas terkait.

Baca juga : Kemenkop UKM Gelar Pelatihan Pengolahan Potensi Produk Lokal Ke UMKM Kuliner Di Bali

"Posyandu merupakan ujung tombak kesehatan masyarakat tingkat pertama bagi ibu hamil, menyusui, balita, usia sekolah dan remaja, serta usia produktif dan lanjut usia untuk memeriksakan kesehatannya," kata Iwan dalam keterangan resminya.

Karena itu, kata dia, PLN EPI bersama PKK Karang Asem dan Gombang Gunung Kidul menginisiasi pelatihan kader Posyandu dengan menghadirkan nara sumber akademisi dari Poltekkes Yogyakarta, Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Kidul, Puskesmas Ponjong serta praktisi dari Posyandu Kunci 2 Pendayen Umbul Harjo.

Iwan mengatakan, pelatihan yang berlangsung 2 hari dan diikuti oleh 30 Kader Posyandu ini, difokuskan pada pengembangan pengetahuan terkait pencegahan stunting, deteksi dini tumbuh kembang balita, peningkatan skill komunikasi dan inovasi kader.

Serta pengoperasian alat kesehatan, contohnya alat ukur antropometri, dan lain-lain.

Baca juga : PLN EPI dan PLN Icon Plus Gelar Pelatihan Digital Marketing UMK di Gunungkidul

“Melalui Posyandu, layanan sosial dasar bidang kesehatan untuk seluruh siklus hidup menjadi lebih dekat ke masyarakat. Untuk itu, kader Posyandu sebagai penggerak utama posyandu perlu diberikan update ilmu kesehatan secara berkala serta peningkatan peningkatan skill komunikasi kader penyuluh”, ungkap Iwan.

Ia juga menjelaskan, keberhasilan Posyandu sangat didukung oleh kerja keras kader yang dengan sukarela mengelola Posyandu dibantu oleh tenaga kesehatan.

Karena itu, kata Iwan, pelatihan ini diharapkan mampu membawa posyandu Kalurahan Gombang dan Karang Asem pada tingkatan inovasi yang lebih baik terkait pelayanan kesehatan masyarakat.

Selain pelatihan, PLN EPI juga melakukan penguatan tata kelola Posyandu.

Baca juga : Survei TBRC: Tingkat Keterkenalan Bupati Petahana Yalimo Tertinggi

"Diharapkan kader dapat mempraktikan pengelolaan Posyandu secara efektif dan sesuai standar melalui pendampingan langsung dari Dinas Kesehatan Gunung Kidul dan Puskesmas Ponjong,” tambah Iwan.

Tujuan diadakannya pelatihan ini, lanjut dia, selain untuk meningkatkan pengetahuan kader Posyandu dalam mengembangkan pelayanan, juga untuk meningkatkan kualitas layanan Posyandu kepada ibu dan anak serta remaja, dan lansia.

Peserta pelatihan, Suharini mengaku menerima banyak ilmu baru dan belajar langsung dari nara sumber yang berkompetan dalam kegiatan pelatihan kader Posyandu.

“Pelatihan ini sangat menyenangkan dan dinamis, saya mendapat materi terkait penggunaan alat ukur data antroprometri (tinggi dan panjang badan, berat badan, dan lingkar kepala), pengisian buku KIA serta studi banding ke Puskesmas Posyandu Kunci 2 Pendayen Umbul Harjo yang merupakan Posyandu Inovasi Terbaik 1 Tingkat Nasional," tegasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.