BREAKING NEWS
 

PTPN IV PalmCo Bidik Peremajaan Sawit 60 Ribu Hektar

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Sabtu, 10 Agustus 2024 11:25 WIB
PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo menargetkan 60 ribu hektar (ha) peremajaan sawit rakyat hingga 2026. (Foto: Dok. Perkebunan Nusantara IV PalmCo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Subholding Perkebunan Nusantara PTPN III, PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo menargetkan 60 ribu hektar (ha) peremajaan sawit rakyat hingga 2026.

Pasca aksi penggabungan, PalmCo makin getol menggandeng semua petani sawit. Tidak hanya petani sawit plasma yang selama ini menjadi mitra binaan dengan pola single management, namun perusahaan pengelola sawit terbesar di dunia ini juga mendorong peremajaan sawit petani non plasma melalui pola offtaker.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa mengaku sedikitnya telah menjalankan 4 program dalam menjalin kemitraan bersama petani sawit di Indonesia.

Diantaranya pola single management, kemitraan swadaya atau offtaker, penyediaan bibit unggul bersertifikat kepada petani, hingga program pembinaan KUD.

"Sejak 2019, kemitraan kami dengan petani plasma melalui pola single management. Perusahaan yang mengatur budidaya perkebunan sawit milik petani, mulai dari tanam ulang, pemeliharan, hingga proses panen angkut olah, telah terbukti mampu membawa produktivitas petani binaan kita di atas rata-rata standar nasional," kata Jatmiko dalam keterangan resminya, Sabtu (10/8/2024).

Baca juga : PTPN IV PalmCo Optimis Tekan 40 Persen Emisi Karbon

Jatmiko memastikan program tersebut terbukti mampu menggerek penghasilan petani menyentuh angka Rp 5-7 juta perbulan dan saldo belasan miliar koperasi.

Adapun, pada 2023 lalu PTPN IV PalmCo melalui Regional III di Riau dinobatkan oleh Kementerian Pertanian sebagai best role model dalam pola kemitraan yang dimiliki bersama petani.

Untuk itu, Jatmiko ingin petani non plasma juga memperoleh hal yang sama melalui pola offtaker.

"Kita juga ingin petani-petani sawit non plasma bisa memperoleh perlakuan yang sama dengan petani plasma binaan PalmCo. Harapannya produktivitas petani seluruhnya bisa di atas standar nasional dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan," ujarnya.

Adsense

Lebih lanjut Jatmiko menjelaskan, pola offtaker memungkinkan petani sawit swadaya yang bergabung di dalam suatu kelompok seperti koperasi atau kelompok tani dapat menerima pengerjaan peremajaan sawit tua mereka dengan best practices dari perusahaan.

Baca juga : Kemenperin Bantah Sudah Terima Laporan Bea Cukai Soal Isi 26 Ribu Kontainer

Tak berhenti di sana, perusahaan juga mendampingi petani maupun kelembagaannya dalam budidaya sawit berkelanjutan dan memastikan TBS yang diproduksi diterima oleh pabrik-pabrik milik PalmCo dengan harga terbaik sesuai ketentuan.

Dalam peremajaan pola offtaker ini, pada akhir Juni 2024 lalu PalmCo menggelar tanam ulang pola tersebut di Langkat, Sumatera Utara di atas lahan seluas 107 ha.

Dari sisi total tanam ulang, total sawit rakyat yang telah diremajakan PalmCo saat ini dalam menuju 60 ribu ha di 2026 nanti telah menyentuh hampir 9.700 ha.

Tanam ulang sawit plasma dan penandatangan Perjanjian offtaker di Riau melalui wilayah operasional PalmCo di tanah melayu, PTPN IV Regional III sukses menggelar tanam perdana sawit plasma seluas 172,25 ha.

Ratusan petani sawit Koperasi Produsen Gading Jaya Makmur di Desa Gading Sari Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, Riau, tak mampu menyembunyikan raut wajah bahagia saat tanaman renta mereka diganti dengan yang baru melalui program peremajaan sawit rakyat.

Baca juga : PTPN IV Regional I Realisasikan 744,93 Ha Lahan Peremajaan Sawit Rakyat

"Alhamdulillah. Saya bersama ratusan petani dan keluarga petani Koperasi Produsen Gading Jaya Makmur bangga sekaligus bahagia bisa menjadi bagian dari program peremajaan sawit rakyat PTPN IV," kata Ketua Koperasi Produsen Gading Jaya Makmur Muhidin Maturan.

Dirinya mengaku terkesima dengan cara kerja PTPN IV dalam melaksanakan peremajaan sawit rakyat. Mulai dari pendampingan, perencanaan, transparansi hingga eksekusi yang dia sebut seluruhnya dilaksanakan secara terukur dan tepat waktu.

Direktur Kelapa Sawit dan Aneka Palma Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Ardi Praptono mengapresiasi program yang diusung PTPN IV PalmCo.

"Terima kasih kepada PTPN khususnya PalmCo yang terus mengakselerasi peremajaan sawit rakyat di berbagai wilayah di Indonesia," ucap Ardi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense