BREAKING NEWS
 

Hindari Jual Murah Hasil Panen

KBI Ajak Petani Manfaatkan Resi Gudang

Reporter : IRMA YULIA
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Jumat, 16 Agustus 2024 07:00 WIB
Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Budi Susanto. Foto: KBI

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Holding BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Danareksa, PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) tengah mengembangkan ekosistem perdagangan komoditas. Langkah ini diyakini akan memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Direktur Utama KBI Budi Susanto menjelaskan, tantangan ketahanan pangan ini terjadi karena dipengaruhi faktor yang berkesinambungan. Seperti produktivitas produksi pangan, kualitas, harga dan kesejahteraan dari petani.

Budi mencontohkan, pada pertengahan tahun 2024, beberapa daerah produsen komoditas yang termasuk dalam 11 Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), sedang panen raya.

Sebagai informasi, CPP meliputi beras, jagung, kedelai, bawang, cabe, daging unggas, telur unggas, daging ruminansia, gula konsumsi, minyak goreng dan ikan.

Baca juga : Piala Super Eropa 2024, Los Blancos Raih Gelar Keenam

Akan tetapi, lanjut dia, mayoritas produsen yang merupakan petani itu menghadapi masalah penurunan harga akibat melimpahnya pasokan saat panen.

“Padahal, jika petani dapat memanfaatkan Sistem Resi Gudang (SRG) dan ekosistem yang mengelilinginya, petani dapat melakukan tunda jual sambil menunggu pergerakan harga dan mendapatkan pembiayaan untuk melakukan produksi komoditas selanjutnya,” beber Budi saat ditemui di Jakarta, Kamis (15/8/2024).

Untuk itu, KBI yang bergerak di bidang usaha Kliring Penjaminan dan Penyelesaian Transaksi Pasar Lelang Komoditas (PLK), serta Pusat Registrasi SRG terus berperan aktif untuk membangun ekosistem PLK dan SRG yang terintegrasi.

“Tujuannya, agar memberikan added value secara ekonomi bagi pelaku yang terlibat,” katanya.

Baca juga : Kimberly Ryder, Bingung, Suami Ogah Bercerai

Lebih lanjut ia menegaskan, resi gudang menjadi instrumen penting dalam perdagangan komoditas dan ketahanan pangan nasional.

Sebab, SRG memungkinkan petani, pengusaha dan pemilik komoditas untuk menjadikan barang yang disimpan di gudang sebagai jaminan keuangan. Atau sebagai komoditas yang siap diperdagangkan.

“Makanya, kami melakukan penjaminan agar mereka tidak jual hasil panennya dengan harga murah,” katanya.

Saat ini anak usaha KBI, yaitu PT Kliring Perdagangan Berjangka Indonesia (PT KPBI) sebagai lembaga pembiayaan nonbank berkomitmen, untuk ikut meningkatkan kesejahteraan petani melalui pemberian pembiayaan komoditas.

Adsense

Baca juga : Jokowi Beri Bintang untuk Prabowo, Luhut, Erick, Paloh

Pihaknya juga bersinergi dengan berbagai pihak, seperti Pemerintah Pusat melalui Kementerian terkait, Pemerintah Daerah, BUMN, BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) dan para pelaku untuk bertransformasi pada sistem perdagangan komoditas di berbagai daerah.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense