RM.id Rakyat Merdeka - Upaya penurunan emisi gas rumah kaca dan kenaikan produksi dalam operasi hulu migas di Pertamina menunjukkan perkembangan menggembirakan.
Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Sukowati Field, bagian dari Zona 11 Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream, Pertamina, mencatat rangkaian kesuksesan dalam fase huff and puff, yang merupakan tahap pertama sebelum fase CO2 interwell injection dan CO2 injection full scale.
Huff and Puff merupakan proses meningkatkan perolehan minyak, dengan menginjeksikan sejumlah panas ke reservoir, atau area di bawah tanah, lokasi kandungan minyak bumi.
Baca juga : Pertamina Hulu Energi OSES Gencar Terapkan Program Tiga Perisai
General Manager Zona 11, Zulfikar Akbar menyebutkan hasil studi atas implementasi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) di lapangan Sukowati, menunjukkan respons positif. Tanpa kerusakan ketahanan sumur (well integrity) dan formasi batuan sumur.
“Perkembangan proyek CCUS secara operasi dapat dikatakan sukses. Tidak hanya penambahan produksi, tapi juga berdampak pada produksi cadangan yang lebih optimal. Ini tentu menggembirakan, di tengah upaya kita mendukung target produksi yang ditetapkan Pemerintah, dengan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan melalui penurunan emisi gas rumah kaca,” ujarnya, dalam Kunjungan Lapangan Media SKK Migas-KKKS, Kamis (15/8/2024).
Seperti diketahui, CCUS merupakan teknologi yang dapat diimplementasikan untuk mencapai target penurunan emisi Gas Rumah Kaca dan menghambat kenaikan suhu bumi. Upaya ini mendukung agenda internasional yang disepakati dalam Paris Agreement To The United Nations Framework Convention On Climate Change (UNFCCC) 2016.
Baca juga : PEP Sukowati Field Bikin Pertanian Organik Prabu Kresna
Selain itu, terdapat komitmen Indonesia dalam UNFCCC, untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada 2060, dan pelaksanaan transisi energi dengan mengedepankan aspek keberlanjutan.
Keuntungan implementasi teknologi ini adalah dapat menaikkan produksi minyak dengan proses injeksi C02. CCUS di Sukowati, Bojonegoro, Jawa Timur merupakan upaya Pertamina (Persero), setelah sebelumnya sukses melakukan penyuntikan perdana CO2 di Lapangan Jatibarang, bagian dari peta jalan pencapaian NZE Indonesia pada 2060.
Implementasi Injeksi CO2 dengan metode Huff & Puff di Lapangan Sukowati ini akan memberi konfirmasi dan validasi mengenai teknologi EOR secara spesifik, dengan mengkaji efek CO2 EOR dan penyimpanan CO2, dalam formasi bawah permukaan untuk lapangan migas. Hasil kajian ini diharapkan dapat diterapkan di lapangan-lapangan Pertamina lainnya yang sedang aktif melakukan kegiatan studi CO2-EOR, yang tentu akan mendukung capaian target 1 juta BOPD pada 2030.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.