BREAKING NEWS
 

Batik Kolaborasi Persembahan Indonesia untuk ASEAN, Simbol Kolaborasi-Harmoni

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 27 Agustus 2024 21:47 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam rangka HUT ASEAN yang ke-57, Kemenko Perekonomian RI bersama WBI Foundation mempersembahkan "Batik Kolaborasi dari Indonesia untuk ASEAN".

Batik ini dibuat secara khusus oleh perajin batik Indonesia sebagai simbol persatuan yang solid antar negara ASEAN.

Adapun batik kolaborasi tersebut terdiri dari Batik Lumbon Sewelas Nagari, Batik Udan Liris Sewelas Nagari serta Batik Sekar Jagad Sewelas Nagari.

Dibuat menggunakan motif batik klasik dan dipadukan dengan kekayaan flora yang ada di negara anggota ASEAN.

Bunga Melati dari Indonesia dan Filipina, bunga Hibiscus (kembang sepatu) dari Malaysia dan Timor Leste, bunga Lotus dari Vietnam, bunga Anggrek dari Singapura, bunga Ratchaphruek dari Thailand, bunga Padauk dari Myanmar, bunga Romduol dari Kamboja, bunga Simpor dari Brunei.

Masing-masing memiliki bentuk, warna dan keunikan yang berbeda satu sama lain, namun menyatu dalam harmonisasi yang indah.

Baca juga : IKN Siap Jadi Pusat Perekonomian Baru

Motif batik yang dipilih untuk dijadikan Batik Asean sendiri memiliki makna filosofi yang indah.

Sekar Jagad Sewelas Nagari melambangkan keindahan keberagaman suku bangsa yang ada, khususnya di negara-negara ASEAN yang tetap memiliki kedekatan satu sama lain, karena adanya kemiripan dalam seni dan budayanya.

Udan Liris Sewelas Nagari, melambangkan doa dan harapan bersama di negara-negara ASEAN untuk kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

Dan motif Lumbon Sewelas Nagari, yang memiliki makna hubungan yang harmonis antara manusia dengan alam semesta, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sosial di masyarakat.

Adsense

Ketiga batik kolaborasi ini dihadirkan dalam acara “A Tribute from Indonesia to ASEAN”, yang diselenggarakan Warisan Budaya Indonesia Foundation.

Bertempat di The Dharmawangsa pada hari Selasa, 27 Agustus 2024, acara ini mengundang perwakilan-perwakilan dari negara-negara sahabat untuk melihat lebih dekat keindahan batik kolaborasi yang nantinya akan menghiasi Gedung Sekretariat ASEAN.

Baca juga : BNI Masuk Jajaran Perusahaan Terbesar di Indonesia Versi Fortune Indonesia 100

Pembatik senior Nur Cahyo dipilih untuk mengerjakan batik kolaborasi ini. Nur Cahyo merupakan penerus usaha batik turun temurun yang sudah dikenal di Pekalongan.

Selain dikenal karena kehalusan motif-motif batiknya, Nur Cahyo juga memiliki kejelian memadukan warna dan motif batiknya sehingga terlihat sangat indah.

Dalam proses pewarnaannya Nur Cahyo terkadang juga menyeduh sendiri cacahan kayu dari pohon secang, mahoni, tingi, tegeran, jalawe, hingga jambal.

Yang pada akhirnya menghasilkan warna-warna unik pada helai kain batiknya.

Pembatik lainnya yang juga dilibatkan dalam pembuatan batik kolaborasi ini adalah Azmi Alqamad Aqsa, seorang pembatik dari kalangan generasi muda, yang memiliki keinginan untuk mengajak generasinya masuk ke dalam industri batik.

Selain batik kolaborasi ASEAN, acara WBI ini juga memberi ruang kepada desainer-desainer Indonesia yang banyak menggunakan kain wastra untuk mempromosikan karya-karyanya.

Baca juga : McDonald’s Indonesia Hadirkan Menu Ayam McD Opor Sambal Terasi

Desainer-desainer yang akan menggelar produknya adalah Didi Budiardjo, Carmanita, Mel Ahyar, Didiet Maulana, Nita Seno Adji, Wilsen Willim, Akhsan, Putro,h Wastra Chandra, Sarita, dan Parang Kencana.

Selain itu, ada produk kerajinan lain yang menarik, seperti aksesori tas dari Yukako dan Mariko, dan perhiasan dari EPA dan Ruang Jiwa.

Kesempatan ini sekaligus memberi peluang pada UMKM wastra Indonesia.

Sebab, lewat karya, para pengrajin bisa menyalurkan produk mereka dan mengembangkan berbagai teknik wastra agar selalu dapat mengikuti selera pasar. Apalagi jika bisa merambah pasar internasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense