RM.id Rakyat Merdeka - Produksi teh nasional pada tahun 2022 berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai sebesar 136.800 ton. Jumlah tersebut masih besar potensinya untuk terus berkembang di Tanah Air.
Untuk itu, Tokopedia Dan ShopTokopedia gencar melakukan sederet inisiatif membawa para petani teh lokal, produsen hingga penjual teh ini masuk dalam industri nasional untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Director of Communication Tokopedia and TikTok E-commerce Nuraini Razak mengatakan, salah satunya melalui inisiatif Beli Lokal dan Tokopedia NYAM!.
“Kedua inisiatif ini juga mempermudah masyarakat menjangkau berbagai produk kebutuhan, sekaligus mendorong pemerataan ekonomi secara digital,” jelasnya dalam media workshop di Bali, Kamis (29/8/2024).
Salah satu produsen teh artisan lokal yang menunjukkan pertumbuhan adalah Brew Me Tea, satu dari banyak pelaku UMKM teh di Tokopedia dan ShopTokopedia yang melibatkan puluhan petani teh di sekitaran Bali untuk seluruh proses panen pucuk teh, mulai dari penanaman hingga pemetikan.
“Brew Me Tea adalah bagian dari jutaan pelaku usaha, termasuk dari Bali, yang sukses mengembangkan bisnisnya hingga hari ini menjadi produsen pelopor produksi berbagai macam teh di Bali,” ujarnya.
Baca juga : Jualan Di Tokopedia Dan ShopTokopedia, Denara Bali Raih Omzet Hingga Rp 400 Juta
Tercatat, Kampanye Beli Lokal di Tokopedia mendorong kategori produk makanan dan minuman menjadi salah satu kategori produk yang paling laris selama enam bulan terakhir secara nasional, dengan kenaikan penjualan yang mencapai hampir 2 kali lipat (periode 12 Desember 2023-12 Juni 2024).
“Dampak positif dari Beli Lokal terhadap UMKM Bali, terbukti dari kenaikan penjualan brand lokal Bali yang mencapai hampir 1,5 kali lipat selama kampanye Beli Lokal berlangsung,” katanya.
Selanjutnya, ShopTokopedia mencatat kampanye Beli Lokal mendorong penjualan beberapa kategori, khususnya di Bali.
Misalnya, kategori Makanan dan Minuman mengalami lonjakan penjualan lebih dari 7 kali lipat selama enam bulan pertama kampanye Beli Lokal berlangsung.
Dalam mendukung pelaku UMKM seperti Brew Me Tea, pihaknya juga menggelar berbagai program pendukung. Seperti, Kelas Maju Digital dan Kelas Perempuan Maju Digital.
Sejak tahun 2022, dan berhasil mengedukasi lebih dari 20.000 UMKM lokal di 73 wilayah.
Lalu, Pusat Edukasi Seller dan Shop Academy, ShopTokopedia: Host Academy Bali-ShopTokopedia bekerja sama dengan pemerintah provinsi Bali mengadakan pelatihan bagi 100 UMKM seputar host live shopping.
UMKM Onboarding Program Tokopedia dan ShopTokopedia bersama Bank Indonesia (BI). Serta Pemberdayaan Petani Kopi-Tokopedia dan ShopTokopedia berkolaborasi dengan Sustainable Coffee Platform of Indonesia (SCOPI) dan Pemerintah Kabupaten Lahat untuk memberi pelatihan bagi 1.000 petani lokal kopi di Kabupaten Lahat.
“Harapannya, program ini bisa terus berkembang ke lebih banyak daerah di Indonesia,” ucap Nuraini.
Teh Artisan Bali
Di kesempatan yang sama, Director Brew Me Find Blend Tjokorda Alit Darma Putra mengungkapkan, Brew Me Tea merupakan anak usaha yang dikembangkan oleh sang induk, CV Bali Cahaya Amerta Group.
Saat ini Brew Me Tea telah membudidayakan secara organik maupun non-organik, baik teh hitam, teh hijau, teh oolong, white peony, silver needle, maupun matcha tea di lahan perkebunan seluas 25 hektare (ha).
Menurut Tjokorda, perkebunan teh di Pulau Bali merupakan pemikiran panjang seorang pengusaha asal Bali, Ketut Gede Yudantara, dengan visi menjadikan Bali tidak hanya terkenal dengan pariwisatanya, tetapi juga dikenal dengan produk-produk berkualitas, salah satunya minuman teh.
“Sejak awal membangun Brew Me Tea, kedua pendiri memiliki tujuan untuk dapat memberdayakan petani lokal melalui bisnis usaha teh yang menghasilkan racikan berkualitas premium,” katanya.
Hingga kini, Brew Me Tea melibatkan puluhan petani teh di sekitar Bali untuk seluruh proses penanaman tanaman hingga pemetikan daun teh.
“Sejak bergabung dengan Tokopedia dan ShopTokopedia, penjualan online Brew Me Tea bisa mencapai 80 persen. Bahkan dengan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap pendapatan online. Total omzet Brew Me Tea mencapai kisaran Rp 24 miliar per tahun,” ucap Tjokorda.
Ia berharap, bersama Tokopedia dan ShopTokopedia, Brew Me Tea bisa selalu relevan dengan perkembangan zaman.
“Kini, kami meluncurkan produk varian teh celup piramida yang bisa meningkatkan aroma dan rasa teh secara keseluruhan," ujar Tjokorda.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.