BREAKING NEWS
 

Sentul City Gandeng Bank Ina Perdana Sediakan KPR Dan Bursa Pasar Sekunder

Reporter & Editor :
MARULA SARDI
Rabu, 4 September 2024 15:47 WIB
Tjung Jun (Div. Head Consumer Loans PT Bank Ina Perdana Tbk), Michael Sindoro (CFO PT Sentul City Tbk),- Yandy Ramadhani ( Dir. Bisnis Retail PT Bank Ina Perdana Tbk), Henry Koenaifi (Dir. Utama PT Bank Ina Perdana Tbk), Eddy Sindoro (CEO PT Sentul City Tbk), Johanes Wiyanto (Dir. Land & Legal PT Sentul City Tbk)- Timotius Thendean (Dir. Marketing PT Sentul City Tbk). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Sentul City Tbk berkolaborasi dengan Bank INA menciptakan layanan untuk memudahkan transaksi produk properti sekunder yang berkualitas dan affordable. Situasi ini tidak terlepas dari terus bertambahnya produk baru maupun ketersediaan unit sekunder di Sentul City (3.150 hektar).

CEO PT Sentul City Tbk Eddy Sindoro menjelaskan, bagi kebanyakan orang, membeli properti merupakan pengeluaran terbesar sepanjang hidup bahkan sampai harus dicicil hingga belasan tahun. Properti juga bukan sekadar dibeli kemudian digunakan, tapi ada banyak hal yang harus dilakukan terkait maintenance untuk memastikan produknya tetap prima.

Di sisi lain, perlu pengelolaan yang tepat untuk memastikan properti yang dimiliki tetap terkelola dengan baik. Dalam konteks ini, PT Sentul City Tbk berinovasi untuk membuka babak baru dalam industri properti yang bisa memastikan nilai propertinya tetap tinggi bahkan terus naik.

Menurutnya, sepenting dan sebesar itu nilai properti tapi hingga saat ini pola-pola pemasarannya masih sangat tradisional bahkan terbelakang dibandingkan produk lain yang harganya jauh lebih murah. Dunia properti seperti primitif bila dibandingkan produk lifestyle yang pola-pola pemasarannya sangat up to date.

Baca juga : Siang Ini Tiba Di Jakarta, Selamat Datang Paus Fransiskus

“Kita bisa lihat misalnya bisnis retail mal dengan showcase yang keren bahkan juga bisnis kuliner, begitu canggih pemasarannya. Sementara bisnis properti sangat terbelakang, padahal yang dijual produk seharga miliaran tapi seperti barang tak berharga. Ini yang ingin kita ubah dengan pola-pola baru yang komprehensif dan melibatkan banyak pihak yang nanti hasilnya win-win semuanya bisa untung,” ujar Eddy saat penandatanganan kerjasama dengan Bank INA di Sentul Highlands Golf Club di Sentul City akhir Agustus 2024 lalu.

Pengembangan Sentul City hingga saat ini telah mendatangkan lebih dari 11.500 konsumen yang semuanya perlu diberikan pelayanan berkualitas. Sebelumnya pada awal Agustus lalu, PT Sentul City Tbk meluncurkan Sentul Tourism Board (STB) yang mendigitalisasi informasi serta kegiatan pariwisata di kawasannya untuk memudahkan masyarakat mendapatkan living experience di Sentul City. STB bekerja sama dengan Pemkab Bogor untuk mempromosikan berbagai destinasi wisata kawasan dengan lebih komprehensif.

Inovasi berikutnya dihadirkan Bursa Pasar Sekunder Sentul City (BPSSC) dengan menggandeng Bank INA. Salah satu keuntungan dari adanya BPSSC adalah one-stop-service pengelolaan unit yang sangat memudahkan bagi para pemilik properti di Sentul City. Sentul City Town Management (SCTM) turut berperan dengan menyediakan layanan pengelolaan unit dari renovasi rumah hingga me-listing unit untuk disewa maupun dijual serta program KPR produk sekunder oleh Bank INA.

Adsense

Peran Sentul City Town Management begitu luas mencakup pengelolaan bursa pasar sekunder untuk para pemilik properti menitipkan propertinya untuk dijual atau disewakan oleh ratusan properti broker dan agen yang terafiliasi. SCTM memberikan pelayanan "Freemium" (Free+Premium) yaitu layanan untuk memastikan unit dalam keadaan terawat dan layak untuk dijual.

Baca juga : QNET Gandeng Kodim 1611/Badung Bali Tanam Bakau di Taman Hutan Raya Ngurah Rai

Layanan Freemium ini terdiri dari dua kategori yakni kategori "Free" untuk pelayanan maintenance mulai halaman depan hingga pintu rumah. Sementara kategori "Premium" adalah layanan perawatan unit secara keseluruhan hingga bagian dalam rumah yang mencakup atap dan pipa bocor, perawatan AC, dan keperluan teknis lainnya. SCTM juga akan memastikan unit properti yang dikelolanya sudah 'clear and clean' dari sisi legalitas.

Sementara Direktur Utama Bank INA, Henry Koenaifi mengatakan, ada kebutuhan pasar yang besar untuk tempat tinggal yang berkualitas dan siap huni. Hal ini mendorong Bank INA untuk mengeluarkan produk pembiayaan yang sesuai dengan perkembangan tren pasar kekinian.

“Kami melihat Sentul City memiliki potensi pasar sekunder sangat besar. Melalui kerjasama ini kami hadir mendukung Sentul City dan konsumennya untuk mendapatkan pembiayaan KPR unit sekunder. Potensi bursa sekunder sangat besar hingga bisa terjadi likuiditas dan cost of strategy owning di Sentul City menjadi affordable. KPR Produk Sekunder resmi dari Bank INA memberikan suku bunga khusus dengan tenor mencapai 20 tahun.” kata Henry.

Direktur Marketing PT Sentul City Tbk Timotius Thendean mengatakan, di Sentul City ada 515 unit sekunder yang siap dijual dengan total nilai mencapai Rp 1,5 triliun. Masih ada 500-an unit rumah lagi yang kosong tapi tidak ada plang dijual ataupun disewakan yang berpotensi untuk dijual atau disewakan.

Baca juga : Kolaborasi Frisian Flag Indonesia dan GrabFood Hadirkan Pangan Lezat dan Sehat

“Jadi total ada sekitar 1.000 unit sekunder yang menjadi peluang besar bagi properti broker dan agen. Program KPR secondary ini juga menjadi yang pertama dan resmi di Indonesia untuk memudahkan pihak developer, bank, properti broker dan agen, pemilik properti, dan calon pembeli,” ungkapnya.

Bursa Pasar Sekunder Sentul City terpusat dan difasilitasi oleh SCTM. Dari sisi pemilik properti cukup titip kunci dan semuanya akan diatur dan dirawat kemudian di-input di database yang dapat diakses oleh ratusan properti broker maupun agen yang terafiliasi.

Program Bursa Pasar Sekunder Sentul City memberikan banyak keuntungan bagi semua pihak antara lain pemilik properti, properti broker, club agent, hingga Bank INA sebagai pemberi kredit.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense