Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Siang Ini Tiba Di Jakarta, Selamat Datang Paus Fransiskus
Selasa, 3 September 2024 08:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Siang ini (3/9/2024), Pemimpin Gereja Katholik Dunia, Paus Fransiskus, tiba di Jakarta. Berbagai persiapan sudah dilakukan dengan matang. Masyarakat Indonesia pun tak sabar menantikan kedatangan Paus. Papan reklame besar terpasang di sudut-sudut Jakarta, menyambut kedatangan Paus. Selamat datang Paus Fransiskus.
Paus yang bernama lahir Jorge Mario Bergoglio ini, telah lepas landas dari Bandara Fiumicino, Roma, Italia, Senin (2/9/2024) pukul 17.15 waktu setempat. Diperkirakan, Paus akan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Selasa (3/9/2024) pukul 11.30 WIB. Rencananya, Paus akan berada di Jakarta selama 3 malam, sebelum melanjutkan perjalanan apostolik ke Timor Leste, Papua Nugini, dan Singapura.
Setibanya di Bandara Soetta, Paus dijadwalkan langsung menuju Kedutaan Besar Vatikan, di Jakarta.
Petugas gabungan menerapkan pengamanan Paus setingkat tamu kepala negara. Ruas jalan yang akan dilalui Paus dilakukan penutupan, meski sifatnya situasional. Kepolisian dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta sudah berkoordinasi mempersiapkan rekayasa lalu lintas pada ruas jalan di lokasi utama yang akan dikunjungi Paus. Mulai dari Bandara Soetta, Gereja Katedral, Istana Presiden, Gelora Bung Karno (GBK), dan Masjid Istiqlal, tempat Paus akan menyampaikan pidato dalam misa akbar.
Baca juga : Pemerintah Kebut Proyek IKN
“Perlu diketahui masyarakat, seluruh jalur yang akan dilintasi oleh Bapak Paus ini adalah clear,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (2/9/2024).
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy memastikan persiapan menyambut kedatangan Paus sudah 100 persen. Dia optimis, seluruh kegiatan yang akan dilakukan Paus selama di Jakarta, akan lancar dan aman.
“Kita harus bisa menunjukkan semangat toleransi bahwa kita menjunjung keanekaragaman dan menempatkan nilai kemanusiaan di atas segala-galanya,” pesannya di Kemenko PMK, Jakarta, Senin (2/9/2024).
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ikut menyampaikan selamat atas kedatangan Paus di Jakarta. Menurutnya, kunjungan ini menunjukkan hubungan erat Indonesia-Vatikan. Mengingat, tak semua negara pernah dikunjungi Paus.
Baca juga : Golkar Hormati Niat Anies
Yaqut mengatakan, kehadiran Paus membawa pesan penting, khususnya soal kerukunan umat beragama. “Perbedaan itu biasa saja. Tidak ada yang perlu dipersoalkan,” katanya, di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (2/9).
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla mengimbau agar masyarakat menghormati dan menyambut kedatangan Paus. Ini kehormatan bagi Indonesia.
“Indonesia, meskipun penduduk Katolik-nya tidak terlalu besar, harus tetap toleran menyambut kedatangannya. Siapapun dia,” pesan JK, di Hotel Unhas Makassar, Senin (2/9/2024).
Ia menganggap kedatangan Paus akan berdampak positif terhadap bangsa Indonesia. Sebab, akan lebih mempererat hubungan antaragama. “Paus itu selalu mendorong perdamaian,” imbuh JK.
Baca juga : Paslon Yang Kalah Tak Boleh Bertarung Lagi...
Tujuh Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) lintas agama bahkan melakukan pertemuan di Hotel Mercure, Jakarta Selatan, kemarin. Mereka ialah Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabudi), Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah), Pemuda Katolik, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (Gamki), Generasi Muda Konghucu Indonesia, Gerakan Pemuda Ansor, hingga Pemuda Muhammadiyah.
Mereka siap menyambut kedatangan Paus Fransiskus. Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharuddin mengatakan, OKP lintas agama mendukung kunjungan tokoh perdamaian dunia tersebut.
Addin menilai, alasan Paus berkunjung ke Indonesia lantaran melihat keragaman agama dan nilai-nilai Pancasila yang menjadi pemersatu dan perdamaian nasional. “Itu yang buat beliau tertarik,” katanya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya