Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gandeng UGM Cari Solusi
Bapanas Ingin Daerah Rawan Pangan Jadi Tahan Pangan
Sabtu, 17 Agustus 2024 07:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Pangan Nasional (Bapanas) bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mengatasi kerawanan pangan. Salah satu caranya, fokus pada penelitian, inovasi, serta program-program yang mendukung ketahanan pangan nasional.
Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Bapanas Nyoto Suwignyo menjelaskan, bersama UGM, pihaknya ingin memperkuat komitmen untuk menghadapi tantangan kerawanan pangan dan gizi.
Pihaknya terus memperkuat sinergi pencegahan dan penanganan kerawanan pangan dan gizi melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Termasuk dengan UGM, yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di Yogyakarta.
Baca juga : Besok Gelar Peringatan HUT ke-79 RI, Sejarah Baru Tercipta di IKN
“Pemerintah melalui Bapanas berkomitmen terus mengupayakan penurunan kerawanan pangan dan gizi,” jelas Nyoto di Jakarta, Jumat (16/8/2024).
Melalui kolaborasi itu, Nyoto berharap lahirnya solusi-solusi inovatif yang tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan dan gizi berkelanjutan di Indonesia.
Sebab, kekurangan gizi pada usia dini akan berimplikasi pada perkembangan anak, dan selanjutnya perkembangan potensi diri pada usia produktif.
Baca juga : Paloh dan Prabowo Kini Satu Perahu
“Kami berharap sinergi ini dapat memberikan dampak besar bagi kemajuan perkembangan gizi di Indonesia,” ucapnya.
Dia menambahkan, berdasarkan peta Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) 2023, jumlah daerah rentan rawan pangan mengalami penurunan dari 74 kabupaten/kota pada 2022 menjadi 68 kabupaten/kota pada 2023.
“Ini terus didorong, sehingga daerah rentan yang rawan pangan bisa naik statusnya menjadi daerah tahan pangan pada 2025,” tegasnya.
Baca juga : Negara Muliakan Atlet
Terpisah, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengapresiasi kolaborasi yang dibangun dalam penanganan isu-isu terkait pangan dan gizi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya