BREAKING NEWS
 

Tingkatkan Pengobatan Regeneratif, Daewoong Resmikan Pabrik Sel Punca

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Jumat, 13 September 2024 15:32 WIB
Daewoong Biologics Indonesia (DBI), anak perusahaan lokal Daewoong Pharmaceutical, meresmikan pabrik sel punca di Kawasan Industri Jababeka Cikarang, Kamis (12/9/2024). Foto: Istimewa

 Sebelumnya 
Hubungan Daewoong dengan Indonesia sudah terjalin sejak 2005, ketika mereka mendirikan kantor cabang di Jakarta. Dalam dua dekade terakhir, Daewoong terus menunjukkan komitmen untuk mendukung perkembangan industri farmasi Indonesia.

Tahun 2012, Daewoong memulai langkah besar dengan mendirikan pabrik biofarmasi pertama di Indonesia melalui perusahaan joint-venture, Daewoong Infion.

Produk biosimilar pertama mereka, Epodion, diluncurkan pada 2017 dan memberikan dampak signifikan terhadap pengobatan anemia bagi pasien dialisis dan kanker, dengan harga yang lebih terjangkau dan kualitas tinggi.

Baca juga : Pacu Kemandirian Dalam Negeri, Menkes Resmikan Produksi Vaksin Biotis

Pembukaan pabrik sel punca ini menandai babak baru dalam upaya Daewoong untuk membawa inovasi lebih lanjut di bidang biofarmasi. Teknologi sel punca yang mereka kembangkan tidak hanya akan digunakan untuk pengobatan regeneratif, tetapi juga untuk riset dan pengembangan pengobatan bagi penyakit yang sulit diobati dengan metode konvensional.

Sebagai perusahaan Korea pertama yang memperoleh sertifikasi GMP untuk pemrosesan sel punca di pasar lokal, kami tidak hanya akan mengejar pengobatan regeneratif berdasarkan bioteknologi tetapi juga penelitian dan pengembangan serta komersialisasi pengobatan untuk penyakit yang sulit diobati.

Selain kontribusi di bidang farmasi, Daewoong juga berinvestasi dalam berbagai sektor seperti botulinum toksin, peralatan medis, serta penelitian dan pengembangan di bidang kosmetik.

Baca juga : Genjot Penguatan Branding dan Hubungan Baik Pelanggan, UKM Moncer

Daewoong juga menjalin kemitraan dengan beberapa universitas di Indonesia, seperti Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung, untuk mendirikan pusat penelitian bioanalisis dan pusat penelitian formulasi, yang bertujuan mengembangkan bakat-bakat lokal dan memperkuat ekosistem riset biofarmasi di Indonesia.

Kemitraan yang erat antara Daewoong dan Indonesia ini diharapkan tidak hanya berdampak positif terhadap pengembangan industri farmasi, tetapi juga terhadap penciptaan lapangan kerja dan pengembangan sumber daya manusia lokal.

Lebih dari 120 talenta berbakat dari Indonesia kini bekerja di Daewoong Korea, berkontribusi pada pengembangan global perusahaan tersebut dan memperkuat kolaborasi antara kedua negara.

Baca juga : Kisah Wanita Hebat AgenBRILink Dorong Literasi Keuangan

Pembukaan pabrik sel punca ini merupakan pencapaian penting dalam sejarah panjang hubungan Daewoong dengan Indonesia. Dengan dukungan Pemerintah dan kemitraan yang solid, Daewoong optimistis dapat terus membawa inovasi di bidang farmasi dan biofarmasi, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui teknologi pengobatan yang mutakhir.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense