RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 21 Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi menyatakan tetap mendukung kepemimpinan Arsjad Rasjid sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia. Mereka juga memastikan, hubungan Kadin di bawah komando Arsjad dengan Pemerintah baik-baik saja.
"Kami, Kadin daerah, tidak pernah merasa mengusulkan Munaslub. Isu bahwa hubungan kami dengan pemerintah jauh adalah tidak benar. Kadin daerah tetap berkomunikasi baik dengan pemerintah," ujar Ketua Kadin Provinsi Gorontalo Muhalim Djafar Litty, mewakili 21 Kadin Provinsi, dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (17/9/2024).
Baca juga : Tolak Munaslub, 21 Kadin Daerah Tegaskan Dukung Arsjad Rasjid
Ketua Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto mempertegas dukungan terhadap Arsjad. Dia memandang, Arsjad sosok pemimpin yang taat aturan. Contohnya, saat menjadi Ketua Timses Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Pilpres 2024, Arsjad cuti dari posisi Ketua Umum Kadin.
“Sebelum memutuskan menjadi Tim Sukses, Pak Arsjad meminta persetujuan dari Kadin Provinsi, dan tidak ada yang keberatan. Selama masa kampanye, Pak Arsjad juga mengambil cuti untuk menjaga netralitas Kadin," ujarnya.
Dukungan Buruh
Baca juga : KIM Dukung Pertemuan Prabowo & Megawati
Dukungan ke Arsjad juga datang dari kalangan buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) menyatakan dukungan terhadap Arsjad.
Ketua Umum KSPSI Andi Gani menyatakan pihaknya mengakui Arsjad sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia berdasarkan AD/ART dan Keputusan Presiden (Keppres), yang hingga kini belum dicabut.
Baca juga : Kejar Target Pendapatan Daerah, Wajib Pajak Di Setiabudi Diajak Lunasi PBB-P2
Elly Rosita Silaban dari KSBSI menambahkan, sesuai Keppres Nomor 18 Tahun 2022, Arsjad masih Ketua Umum Kadin Indonesia.
Sedangkan Ketua Umum KSPI Said Iqbal berharap Kadin tidak terpecah. “Jika Kadin terpecah, hubungan industrial sebagaimana yang diamanatkan undang-undang akan terganggu," ucapnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.