RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka melemah tipis 0,01 persen ke level Rp 15.127 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan pada Jumat (27/9/2024) di level Rp 15.125 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Won Korea Selatan naik 0,23 persen, peso Filipina menguat 0,04 persen, baht Thailand melesat 0,10 persen, ringgit Malaysia naik 0,53 persen, dolar Singapura menguat 0,01 persen, yuan China minus 0,06 persen, yen Jepang melemah 0,11 persen, dan dolar Hong Kong turun 0,02 persen.
Baca juga : Jelang Akhir Pekan, Rupiah Perkasa Ke Posisi Rp 15.111
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,08 persen ke level 100,18. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 0,07 persen ke level Rp 16.874, terhadap poundsterling Inggris melemah 0,01 persen ke level Rp 20.228, dan terhadap dolar Australia melemah 0,24 persen ke level Rp 10.464.
Analis Pasar Uang dan Komoditas, Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah akan menguat terhadap dolar AS setelah data inflasi PCE AS yang lebih lemah dari perkiraan. “Namun, penguatan akan terbatas di tengah meningkatnya eskalasi di Timur Tengah. Rupiah juga didukung oleh data manufaktur China yang barusan dirilis lebih baik dari perkiraan," jelasnya, Senin (30/9/2024).
Baca juga : Rupiah Kembali Melemah Ke Level Rp 15.154
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 15.050 hingga Rp 15.075 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.