Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat 0,88 persen ke level Rp 15.105 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 15.239 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia mayoritas menguat terhadap dolar AS. Dolar Hong Kong dan dolar Singapura naik 0,05 persen, yuan China menguat 0,07 persen, rupee India melesat 0,08 persen, yen Jepang naik melesat 0,08 persen, baht Thailand plus 0,08 persen dan ringgit Malaysia naik 0,36 persen.
Baca juga : The Fed Pangkas Suku Bunga, Rupiah Melemah Ke Rp 15.342
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,03 persen ke level 100,35. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 1,03 persen ke level Rp 16.779, terhadap poundsterling Inggris naik 1,29 persen ke level Rp 19.969, dan terhadap dolar Australia naik 1,33 persen ke level Rp 10.238.
Analis Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah akan terus menguat. Ini ditopang euforia investor menyikapi pemangkasan jumbo suku bunga The Fed sebesar 50 basis point (bps).
Baca juga : Dipanggil Pansus Haji, Yaqut Pergi Ke Eropa
"Sama halnya dengan Investor menantikan pengumuman suku bunga pinjaman China pagi ini," katanya, Jumat (20/9/2024).
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 15.100 sampai Rp 15.250 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya