Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka melemah 0,02 persen ke level Rp 15.152 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan pada Jumat (20/9/2024) di level Rp 15.150 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang minus 0,36 persen, baht Thailand melemah 0,01 persen, yuan China turun 0,02 persen, peso Filipina minus 0,14 persen, won Korea Selatan melemah 0,31 persen, dolar Singapura juga turun 0,09 persen dan dolar Hong Kong minus 0,02 persen.
Baca juga : Jelang Akhir Pekan, Rupiah Perkasa Ke Rp 15.105
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,11 persen ke level 100,53. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,02 persen ke level Rp 16.900, terhadap poundsterling Inggris naik 0,01 persen ke level Rp 20.163 dan terhadap dolar Australia minus 0,20 persen ke level Rp 10.327.
Analis Pasar Keuangan dan Komoditas, Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah melemah terbatas menunggu isi pidato Ketua the Fed Jerome Powell. Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi terhadap dolar AS dengan kecenderungan melemah terbatas.
Baca juga : The Fed Pangkas Suku Bunga, Rupiah Melemah Ke Rp 15.342
“Dolar AS terpantau sedikit mengalami rebound teknikal pagi ini. Investor cenderung wait and see mengantisipasi pidato Powell dan data inflasi PCE AS pada Kamis dan Jumat pekan ini," katanya, Senin (23/9/2024).
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di rentang Rp 15.100 per dolar AS-Rp 15.200 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya