RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka melemah 0,61 persen ke level Rp 15.524 per dolar Amerika Serikat (AS) dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 15.429 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Baht Thailand minua 0,11 persen, ringgit Malaysia anjlok 0,31 persen, yuan China melemah 0,11 persen, dolar Hong Kong turun 0,03 persen, won Korea Selatan naik 0,14 persen, dolar Singapura menguat 0,05 persen, dan yen Jepang menguat 0,26 persen.
Baca juga : Iran Rudal Israel, Rupiah Melorot Ke Rp 15.332
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,09 persen ke level 101,65. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,44 persen ke level Rp 17.075, terhadap poundsterling Inggris minus 0,46 persen ke level Rp 20.235, dan terhadap dolar Australia minus 0,48 persen ke level Rp 10.599.
Analis pasar keuangan dan komoditas, Ariston Tjendra mengatakan, salah satu faktornya adalah data ekonomi AS yang masih solid sehingga tidak memberikan dukungan ke kebijakan pemangkasan Bank Sentral AS The Fed.
Baca juga : Timur Tengah Memanas, Rupiah Melemah Ke Rp 15.210
"Selain itu kekhawatiran pasar terhadap potensi perang besar di Timur Tengah juga masih menjadi faktor penguat dolar AS sebagai aset safe haven," ujarnya, Jumat (4/10/2024).
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 15.380 sampai Rp 15.460 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.