BREAKING NEWS
 

Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa Berbagi Tips Bangun Karier Ke Mahasiswa ITS

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 9 Oktober 2024 21:07 WIB
Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa menggelar Forum Improvement Innovation Award 2024 di Insititut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa menggelar Forum Improvement & Innovation Award 2024 di Insititut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya, guna berbagi informasi mengenai membangun karier di industri migas kepada mahasiswa.

Sr. Manager Relations Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa Agus Suprijanto melihat antusiasme tinggi dari mahasiswa, para Gen Z, yang tertarik bergabung di industri migas.

“Selain memberikan gambaran profesi sebagai pekerja migas, mahasiswa juga berkesempatan menggali informasi prosedur rekrutmen, serta trik agar lolos seleksi," katanya dalam keterangan resmi, Rabu (9/10/2024).

Di tengah gempuran stigma Gen Z yang rentan akan tekanan luar, Agus menyoroti kelebihan yang dimiliki oleh Gen Z ini. Misalnya, lebih melek teknologi digital dibandingkan generasi-generasi sebelumnya.

“Generasi sekarang memiliki lebih banyak pilihan dan akses informasi melalui teknologi internet,” ucap Agus yang juga alumni ITS dan telah berkecimpung di dunia migas selama 30 tahun.

Ia turut memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang aktif memanfaatkan kesempatan seperti talk show ini untuk memperdalam pengetahuan dan bertanya langsung kepada para ahli.

Baca juga : Menko PMK: Bangun Perumahan Pendidikan sekaligus Karakter Mahasiswa

"Mahasiswa sekarang lebih adaptif terhadap kebutuhan industri, salah satunya dengan mengikuti diskusi. Hal itu merupakan kekuatan dan bekal untuk berkarier seperti yang dicitakan," ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Sr. Officer Talent Acquisition & Learning, Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa Pradina Ayu Anggraini menjelaskan peluang mahasiswa memasuki dunia kerja, khususnya di Pertamina.

“Perusahaan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi lulusan SMA/SMK, diploma, sarjana sampai pekerja berpengalaman yang sudah memulai karier di tempat lain,” kata Dina.

Mekanisme pencarian calon karyawan pun beragam, mulai dari rekrutmen terbuka job fair, rekrutmen kolaborasi dengan universitas, serta perusahaan penyedia data tenaga kerja yang profesional.

Adsense

Lalu bagaimana strategi agar dapat bekerja di Pertamina? Officer Human Capital Business Partner Shinta Devi Puspitasari menjelaskan, curriculum vitae (CV) dan portofolio menjadi acuan utama dalam menyeleksi kompetensi para kandidat.

“Sikap yang ditunjukkan saat wawancara juga menjadi poin utama dalam rekrutmen,” ujarnya.

Baca juga : Pertamina Enduro VR46 Racing Team Siap Menang Di MotoGP Mandalika

Sementara itu, Vice President (VP) Business Support Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa Mira Tripuspita buka-bukaan trik yang bisa disiapkan mahasiswa sejak di bangku kuliah.

“Perbanyak pengalaman dan aktivitas di luar kelas akademis. Ikuti organisasi dan kompetisi agar terlatih dalam menghadapi dinamika dan tantangan,” ucapnya.

Menurut Mira, penting memahami seluk beluk perusahaan yang dilamar. Kemampuan berkomunikasi yang baik, memiliki adab, tunjukkan keinginan kuat atau ketertarikan tinggi untuk bekerja.

“Dan tentu saja menyiapkan kompetensi yang menunjang posisi yang diincar menjadi kunci keberhasilan para pelamar,” katanya.

Persiapan maksimal wajib disiapkan, karena persaingan saat rekrutmen sangat sengit. Pasalnya, di tahun 2023 tercatat ada 36 ribu pendaftar di Pertamina Hulu Energi, anak perusahaan Pertamina yang mengelola sektor hulu migas.

Namun hanya 100 pelamar yang berhasil lolos. Persaingan tidak berhenti sampai di rekrutmen saja. Setelah memasuki dunia kerja, karyawan perlu membuktikan kualitasnya dalam mencapai target Perusahaan.

Baca juga : MyPertamina Dukung UMKM Go Digital di Ajang Balap MotoGP Mandalika 2024

”Pribadi dengan wawasan luas, sikap yang baik, ditambah kompetensi yang mumpuni, kelak bisa membawa karyawan menuju kesuksesan. Sukses itu tidak instan, namun perjalanan yang harus dibangun,” pesan Agus.

Salah satu peserta, mahasiswa ITS Surabaya Pangestu menanyakan terkait tips membangun jenjang karier sesuai kapasitas individu. Ia ingin tahu bagaimana karier seseorang dapat terus naik, dengan tantangan yang juga terus berkembang.

Agus menjawab, pada prinsipnya, konsistensi dalam mengasah kemampuan dan komitmen menjaga integritas harus terus dijaga.

“Tak hanya kompetensi teknis. namun jiwa kepemimpinan perlu dipertajam agar dapat membawa tim mencapai tujuan perusahaan,” pungkas Agus.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense