BREAKING NEWS
 

Kejar Swamsembada Pangan

Pupuk Indonesia Targetkan Tambah Produksi 2 Juta Ton

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Sabtu, 12 Oktober 2024 07:05 WIB
Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyiapkan strategi untuk mewujudkan swasembada pangan. Salah satunya, menambah kapasitas produksi pupuk hingga 2 juta ton.

Pupuk Indonesia membeberkan target jangka panjang dalam mewujudkan swasembada pangan dalam lima tahun ke depan. Selain akan menambah kapasitas produksi pupuk, PT Pupuk Indonesia akan mengoptimalkan digitalisasi distribusi dan penebusan pupuk.

“Komitmen ini sejalan dengan salah satu visi Asta Cita, yakni swasembada pangan, untuk menuju Indonesia Emas 2045,” ucap Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi dalam keterangan resmi, Kamis (10/10/2024).

Rahmad juga membeberkan, ada dua aspek krusial pupuk yang harus diperhatikan untuk mencapai produktivitas pertanian yang lebih baik. Yakni availability (ketersediaan) dan affordability (keterjangkauan) pupuk.

Dari sisi ketersediaan, Pupuk Indonesia menekankan, bahwa selain kapasitas produksi, penting untuk memastikan pupuk benar-benar sampai ke tangan petani dengan tepat dan transparan.

Baca juga : Layanan Izin Usaha Dan Investasi Hadir Di 10 Mall

“Lima tahun ke depan, kami akan menambah kapasitas produksi sekitar 2 juta ton. Tapi di luar itu, kami juga memperbaiki pabrik tua yang ada,” ucapnya.

Namun availability tidak cukup hanya dengan menambah kapasitas produksi, tapi juga memastikan pupuk sampai ke petani.

Rahmad mengaku, pihaknya sudah mengimplementasikan digitalisasi end-to-end dari proses produksi sampai ditebus petani di kios dengan menggunakan sistem, yang namanya i-Pubers.

“Sudah sangat transparan, karena ini adalah sebuah inovasi Pupuk Indonesia untuk memastikan availability itu,” yakinnya.

Adsense

Dijelaskan Rahmad, dengan adanya i-Pubers, Pupuk Indonesia dapat memantau setiap langkah dalam distribusi pupuk, serta memastikan ketepatan dan efisiensi dalam setiap proses.

Baca juga : Tim Garuda Diminta Fokus Lawan China

“Sistem ini sudah diterapkan di lebih dari 27 ribu kios pupuk di Indonesia pada awal 2024,” tuturnya.

Sementara dari sisi affordability, pihaknya menggarisbawahi pentingnya keterjangkauan harga pupuk yang bisa memengaruhi volume pemupukan oleh petani. Dan pada akhirnya bisa berimbas pada produktivitas pertanian.

Rahmad menjelaskan, setiap kenaikan Rp 1.000 per kilogram pupuk bisa menurunkan volume pemupukan urea hingga 13 persen dan NPK (Natrium Fosfor Kalium) hingga 14 persen.

Dampaknya, imbuh Rahmad, penurunan produktivitas tanaman pangan bisa mencapai 0,5 ton per hektar.

“Dengan disusul penurunan pendapatan petani mencapai Rp 3,1 juta per hektar (ha),” katanya.

Baca juga : Melaju Ke Semifinal Badminton Arctic Open 2024, Jorji Dan Jojo Menyala

Bukan hanya itu, jumlah penduduk Indonesia diproyeksikan akan mencapai 324 juta pada 2045. Sehingga kebutuhan beras nasional diperkirakan melonjak, dari 31 juta ton per tahun saat ini menjadi sekitar 37-38 juta ton.

“Tidak ada pilihan lain, kita harus mengupayakan peningkatan produksi beras,” ungkap Rahmad.

Hal ini menjadi krusial, mengingat saat ini Indonesia tengah menghadapi tantangan cuaca ekstrem seperti fenomena El Nino yang berpengaruh besar pada hasil pertanian.

“Ini saatnya gotong royong untuk mencapai Asta Cita kedua, swasembada pangan. Tidak bisa satu pihak berdiri sendiri, semua harus gotong royong,” lanjutnya. DWI

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Sabtu, 12 Oktober 2024 dengan judul "Kejar Swamsembada Pangan, Pupuk Indonesia Targetkan Tambah Produksi 2 Juta Ton"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense