Dark/Light Mode

KCIC Komit Dukung Transisi Energi

Kereta Kerja Whoosh Gunakan Biodiesel B40

Minggu, 2 Agustus 2026 06:40 WIB
KCIC mulai menggunakan biodiesel B40 pada seluruh kereta kerja berbasis diesel. (Foto: Dok. KCIC)
KCIC mulai menggunakan biodiesel B40 pada seluruh kereta kerja berbasis diesel. (Foto: Dok. KCIC)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mulai menggunakan biodiesel B40 pada seluruh kereta kerja berbasis diesel untuk mendukung operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perseroan memperkuat transisi energi sekaligus mendukung target pengurangan emisi nasional.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menjelaskan, biodiesel B40 merupakan bahan bakar yang terdiri atas 40 persen bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit dan 60 persen solar. 

Menurut Eva, penggunaan biodiesel B40 pada kereta kerja merupakan upaya KCIC mengurangi konsumsi bahan bakar fosil sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi ramah lingkungan dalam operasional pendukung Whoosh. 

Baca juga : Pelaku Usaha Makanan Wajib Kelola Sampah

Selama ini, Whoosh dikenal sebagai kereta cepat yang menggunakan energi listrik. Namun, komitmen terhadap keberlanjutan juga diterapkan pada sarana pendukung operasional. 

“Komitmen terhadap keberlanjutan tersebut juga kami terapkan pada sarana pendukung operasional melalui penggunaan biodiesel B40 pada kereta kerja yang digunakan untuk kegiatan inspeksi, perawatan, dan pemeliharaan prasarana,” ujar Eva dalam keterangannya, Jumat (31/7/2026). 

Dengan penerapan tersebut, prinsip keberlanjutan tidak hanya diterapkan pada layanan penumpang, tetapi juga mencakup seluruh aktivitas pendukung operasional Whoosh. 

Baca juga : Petinggi Bola Korsel Diganyang Parlemen

Saat ini KCIC mengoperasikan berbagai kereta kerja untuk menunjang inspeksi, perawatan, dan pemeliharaan prasarana. Sarana tersebut digunakan untuk menjaga kondisi dan geometri jalur, memeriksa rel, mendukung pemeliharaan sistem listrik aliran atas (Overhead Catenary System/OCS), serta mengangkut personel, peralatan, dan material. 

“Seluruh kereta kerja berbasis diesel tersebut saat ini telah menggunakan biodiesel B40,” kata Eva. 

Eva menegaskan, penggunaan biodiesel meningkatkan pemanfaatan energi berbasis sumber daya terbarukan sekaligus mengurangi konsumsi bahan bakar fosil dalam kegiatan pemeliharaan prasarana. 

Baca juga : MotoGP Mandalika Bidik Rekor Baru Efek Ekonomi

Ke depan, KCIC siap mendukung implementasi B50 sesuai kebijakan Pemerintah setelah melalui proses pengujian dan ketentuan yang berlaku. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.