RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka melemah 0,41 persen ke level Rp 15.566 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 15.503 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang naik 0,09 persen, baht Thailand minus 0,01 persen, yuan China melemah 0,26 persen, peso Filipina turun 0,09 persen, dan won Korea Selatan turun 0,15 persen.
Baca juga : Akhir Pekan, Rupiah Melesat Ke Rp 15.501
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,06 persen ke level 103,77. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,47 persen ke level Rp 16.832, terhadap poundsterling Inggris minus 0,50 persen ke level Rp 20.212, dan terhadap dolar Australia minus 0,61 persen ke level Rp 10.375.
Analis Pasar Keuangan dan Komoditas, Lukman Leong mengatakan, pelemahan rupiah imbas makin besar kemungkinan the Fed bakal pangkas suku bunga.
Baca juga : Ekonomi AS Melesat, Rupiah Loyo Ke Rp 15.545
"Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang melanjutkan penguatan setelah pernyataan hawkish dari beberapa pejabat the Fed yang menginginkan pemangkasan suku bunga yang lebih gradual," katanya, Selasa (22/10/2024).
Ia pun memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di rentang Rp 15.475 per dolar AS - Rp 15.575 per dolar AS.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.