BREAKING NEWS
 

Anindya: Kadin Fokus pada Pemberdayaan Daerah dan Masuknya Investasi

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Jumat, 25 Oktober 2024 00:58 WIB
Dialog Ekonomi Kadin Bersama Pimpinan Dewan Kadin Indonesia, di Menara Kadin Indonesia, Kuningan, Jakarta, Rabu (23/10/2024). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia akan fokus pada pemberdayaan daerah dan memastikan masuknya investasi. Hal ini disampaikan Ketua Umum Kadin Indonesia 2024-2029 Anindya Bakrie dalam acara “Dialog Ekonomi Kadin Bersama Pimpinan Dewan Kadin Indonesia”, di Menara Kadin Indonesia lantai 29, Kuningan, Jakarta, Rabu (23/10/2024).

Untuk mendukung itu, kata Anindya, di Kadin ada dua pemegang saham utama, yaitu Kadin Provinsi dan Anggota Luar Biasa (ALB) atau asosiasi dan himpunan. Kadin daerah menggerakkan ekonomi sampai ke sekitar 580-an Kabupaten/Kota.

"Selain itu, berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 tahun 1987, Kadin sebagai satu-satunya wadah dunia usaha, ALB di bawah Kadin (juga) bisa memberikan masukan-masukan dan kebijakan yang dianggap perlu dari dunia usaha,” Anindya.

Selain Anindya, turut menjadi pembicara yaitu Ketua Dewan Usaha Kadin Indonesia 2024-2029 Chairul Tanjung, Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia 2024-2029 Hashim S Djojohadikusumo, dan Ketua Dewan Kehormatan Kadin Indonesia 2024-2029 Rosan Roeslani.

Baca juga : Anindya: Sinergi Dunia Usaha Dan Pemerintah Kunci Sukses Industrialisasi

Anindya menyatakan, Kadin Indonesia optimistis dapat mengarungi berbagai tantangan guna mencapai harapan dan peluang dalam mendukung target bertahap pertumbuhan ekonomi 8 persen pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Dia melihat, dalam membangun ekonomi, Prabowo punya visi maju bersama.

“Kami (Kadin) berharap, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa ada audiensi dengan Bapak Presiden. Karena kami kebetulan juga menyiapkan rencana ke luar negeri yang cukup panjang, dengan fokus bagi kami adalah KTT APEC di Lima Peru dan juga Rio De Jainero di Brasil untuk G20 (keduanya November 2024). Kami akan melakukan fungsi kami untuk membuka pasar dan mengajak investasi untuk masuk,” kata Anindya.

Adsense

Ketua Dewan Kehormatan Kadin Indonesia sekaligus Menteri Investasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa target pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh Presiden Prabowo dalam 5 tahun ke depan adalah 8 persen. Dari pertumbuhan itu, 80 persen perannya ada di dunia usaha, yaitu di Kadin.

Kata dia, Kadin Pusat, Kadin Provinsi, Kadin Kabupaten/Kota akan memainkan peranan-peranan penting, karena “kue”-nya akan terus tumbuh. "Pertumbuhan kita bisa menuju 7-8 persen itu hanya bisa lewat dua hal, yaitu investasi dan ekspor. Karena itu, Kementerian Investasi strateginya adalah bagaimana menarik investasi yang berkelanjutan dan berkesinambungan dengan membangun industri yang berbasis clean energy dan berorientasi ekspor,” katanya.

Baca juga : Anindya: Kadin Sangat Siap Dukung Program Pemerintahan Prabowo-Gibran

Ketua Dewan Usaha Kadin Indonesia 2024-2029, Chairul Tanjung, menyatakan bahwa kata kunci pertumbuhan ekonomi 8 persen adalah besarnya investasi yang bisa dilakukan dunia usaha swasta, BUMN maupun pengusaha asing. Kika bicara investasi, yang dibutuhkan ada tiga. Pertama, kepastian hukum yang implementasinya bisa terlaksana. Kedua, kestabilan, baik politik, keamanan dan lain-lain. Ketiga, semua investasi membutuhkan cuan atau keuntungan.

"Ini hanya bisa dilakukan kalau sumber daya manusia kita itu bisa ditingkatkan kualitasnya agar lebih produktif sehingga punya daya saing yang lebih besar,” ujarnya.

Sementara itu, dalam paparannya, Hashim S Djojohadikusumo menegaskan tentang kebijakan ekonomi Presiden Prabowo yaitu ekonomi Pancasila, yang prorakyat dan juga probisnis. Tujuannya adalah agar masyarakat hidup sejahtera dan masyarakat miskin dapat hidup lebih bermartabat. Yaitu dengan kesehatan yang terjangkau, dengan pendidikan yang terjangkau dan bagus, dengan pangan yang cukup.

"Intinya, program Pak Prabowo dan Mas Gibran adalah pengentasan kemiskinan. Saya yakin program makanan bergizi gratis akan dilaksanakan, dan program perumahan 3.000.000 unit per tahun atau 15 juta unit selama lima tahun akan menjadi salah satu penggerak ekonomi kita,” ujar Hashim.

Baca juga : Anindya Bakrie: Kadin Akan Teken MoU dengan GP Ansor

Turut hadir sebagai audiens di antaranya para anggota Dewan Kehormatan yaitu Aburizal Bakrie, Suryo Bambang Sulisto, dan Adi Putra Tahir, Wakil Ketua Dewan Usaha Fuad Hasan Masyhur, para Wakil Ketua Dewan Penasihat yaitu Sharif Cicip Sutardjo, Edhie Baskoro Yudhoyono, dan Wishnu Wardhana. Juga hadir pengusaha nasional Rahmat Gobel.

Sementara beberapa tokoh/pengusaha yang masuk dalam Dewan Pengurus Kadin Indonesia Masa Bakti 2024-2029 juga tampak hadir, di antaranya Otto Hasibuan, Saleh Husin, Kartika Wirjoatmodjo, Bambang Soesatyo, Nurdin Halid, James T Riady, Mulyadi Jayabaya, Erwin Aksa, Shinta Widjaja Kamdani, Melchias Mekeng, Ilham Habibie, Pahala Mansury, Pandu Sjahrir, Raffi Ahmad, dan Aryo Djojohadikusumo.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense