BREAKING NEWS
 

Nasabah PNM Mekaar Berdayakan Nenek-Nenek Bekasi Bisnis Kerupuk Kencur

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Minggu, 27 Oktober 2024 17:06 WIB
Kerupuk dan olaham kencur buatan Kelompok Wanita Tani Kedawung, Bekasi. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Jubaedah, perempuan yang akrab disapa Mak Edah, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Kelompok Mekaar di Desa Kedawung.

Mak Edah telah bergabung sebagai nasabah PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar selama hampir lima tahun. Dia tertarik untuk bergabung karena pinjaman modal yang ditawarkan sangat menarik, syaratnya mudah dan tanpa jaminan.

"Yang penting adalah kehadiran. Pencairan dananya juga cepat. Saya coba-coba dan ternyata banyak yang ingin bergabung sebagai nasabah. Alhamdulillah, saya menjadi ketua kelompok Kedawung hingga sekarang," ujar Mak Edah dalam tayangan YouTube PT PNM dilihat Minggu (27/10/2024).

Mak Edah mengenang tahun 2017 saat Desa Kedawung mengalami kerentanan pangan. "Kami bukan sekadar miskin, tetapi benar-benar rentan pangan," katanya.

Baca juga : Bantu Pelaku UMKM, iSeller Sediakan Asisten Bisnis Berbasis AI

Saat itu, banyak Pemerintah Daerah yang datang dan menanyakan siapa yang ingin membuka Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Mereka pun memberikan berbagai pelatihan dan pembekalan.

Berkat usaha tersebut, terbentuklah Kelompok Wanita Tani Kedawung yang memproduksi kerupuk kencur. Saat ini, kelompoknya terdiri dari 13 anggota, termasuk para lansia.

Adsense

"Jadi nenek-nenek cantik, tidak perlu merepotkan anak dan menantunya. Jika ingin beli obat atau jajan, mereka bisa mandiri," jelasnya.

Namun, perjalanan Mak Edah tidak selalu mulus. Saat membuka Kelompok Wanita Tani, banyak orang yang tidak suka dan melontarkan fitnah. Meskipun sempat menangis, dia berusaha tegar di depan anggota kelompoknya.

Baca juga : Kolaborasi Lippo Cikarang Dan Pemkab Bekasi Tingkatkan Kualitas Infrastruktur

Kini, Mak Edah bersyukur, setelah bergabung dengan PNM, dia diberikan kesempatan untuk mengikuti berbagai pameran. Salah satu yang paling berkesan adalah pameran yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Produk kerupuk kencurnya diperkenalkan dan dinilai berbeda.

"Berkat PNM, produk emak sekarang dikenal secara nasional," tuturnya.

Kesuksesan bisnis Mak Edah tidak terlepas dari peran PT PNM melalui program PNM Mekaar. Program ini memberikan pinjaman modal untuk perempuan prasejahtera yang ingin mengembangkan usaha mereka.

Diluncurkan pada tahun 2016, PNM Mekaar bertujuan untuk mendukung pelaku UMKM perempuan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan, tetapi terbatas dalam akses pembiayaan. Banyak dari mereka menghadapi kendala seperti formalitas, skala usaha kecil, dan ketiadaan agunan.

Baca juga : Tiba Di IKN, Duplikat Bendera Pusaka Dan Teks Proklamasi Disimpan Di Istana Garuda

Untuk mengatasi masalah ini, PNM menerapkan sistem kelompok tanggung renteng, yang diharapkan dapat membantu nasabah mengakses pembiayaan dan mengembangkan usaha, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Secara keseluruhan, manfaat dari layanan PNM Mekaar mencakup peningkatan pengelolaan keuangan, pembiayaan modal tanpa agunan, penanaman budaya menabung, serta pengembangan kompetensi kewirausahaan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense