RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah terhadap mata uang saingannya 0,41 persen ke level Rp 15.712 per dolar Amerika Serikat (AS) dibanding penutupan Rp 15.647 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS bergerak bervariasi. Yen Jepang anjlok 0,98 persen, ringgit Malaysia minus 0,46 persen, baht Thailand turun 0,4 persen, dolar Singapura melemah 0,26 persen, yuan China minus 0,18 persen, dolar Taiwan melemah 0,04 persen, dan dolar Hongkong turun 0,03 persen.
Baca juga : Data Ekonomi AS Kinclong, Rupiah Melemah Ke Posisi Rp 15.615
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,22 persen ke level 104,36. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,53 persen ke level Rp 16.969, terhadap poundsterling Inggris minus 0,52 persen ke level Rp 20.366, dan terhadap dolar Australia minus 0,47 persen ke level Rp 10.373.
Pengamat Ekonomi, Ibrahim Assuaibi mengatakan, rupiah masih bergerak secara fluktuatif, meski demikian rupiah diprediksi akan menguat. Hal tersebut didorong oleh sistem Keuangan Indonesia pada kuartal III-2024 tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik global dan arah pelonggaran kebijakan moneter.
Baca juga : Pagi Ini, Rupiah Masih Melemah Ke Rp 15.625
“Hal ini sejalan dengan meredanya tekanan di pasar keuangan global setelah pelonggaran kebijakan moneter dilakukan oleh berbagai negara utama, (Amerika Serikat dan Eropa). Namun, perekonomian Indonesia masih tetap terjaga dengan baik,” ucapnya dalam riset, Senin (28/10/2024).
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak fluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp 15.600 hingga Rp 15.670 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.