Sebelumnya
“Karena, transportasi sebagai kebutuhan turunan yang turut menentukan kemajuan suatu wilayah dan berujung kesejahteraan masyarakat,” usul Djoko kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Ia mengakui, biaya logistik telah menurun dari 24 persen menjadi 14 persen. Namun, penggunaan jalan rel dan perairan belum maksimal untuk mengangkut logistik.
Apalagi logistik jalan rel masih dikenakan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dan ada pengenaan Track Access Charge (TAC) bagi operator perkeretapian. Sehingga tarif menggunakan moda KA menjadi mahal.
Baca juga : Kemenperin Dorong Kemandirian Energi
“Perlu ada kesetaraan ongkos angkutan di jalan raya dan jalan rel, supaya beban jalan raya tidak berlebihan angkut barang,” katanya.
Meski diakuinya, terhubungnya Jalan Tol Trans Jawa sejak 2018, juga terbukti memperlancar arus. Dan meningkatkan perpindahan orang, distribusi barang dan pertumbuhan jasa.
Sebab, pemangkasan waktu perjalanan ini bisa sampai 50 persen, tentunya berdampak positif pada pendistribusian barang. Bahkan mampu bersaing dengan moda kereta api dan pesawat terbang untuk mobilisasi orang.
Baca juga : TPST Bantargebang Nyaris Over Kapasitas
Tak hanya itu, untuk angkutan perairan, subsidi angkutan barang sebagai penghubung tol laut dan jembatan udara juga sangat diperlukan.
“Ini untuk menjaga harga barang tidak mahal saat sampai di daerah pedalaman,” ungkapnya.
Sejauh ini, operasional subsidi angkutan barang baru ada di 6 provinsi luar Jawa.
Baca juga : Manchester United Vs Leicester City, Momentum ‘Setan Merah’ Keluar Dari Krisis
“Tantangannya ada pada penambahan trayek subsidi angkutan barang. Karena jalan daerah masih banyak yang rusak, jumlahnya sekitar 40 persen,” ucapnya.
Djoko berharap, dengan terus terjalinnya sinergi dan koordinasi antar kementerian terkait, seperti BUMN dan Perhubungan, bakal mewujudkan transportasi yang aman dan selamat ke depannya. IMA
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 30 Oktober 2024 dengan judul "Muluskan Program Hilirisasi Dan Swasembada Pangan, Erick Dan Dudy Sinergi Tekan Biaya Logistik"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.