RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini, Senin (4/11/2024) dibuka melemah 0,17 persen ke level Rp 15.758 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan pada Jumat (1/11/2024) di level Rp 15.732 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang naik 0,77 persen, baht Thailand melesat 0,47 persen, yuan China menguat 0,22 persen, peso Filipina naik 0,38 persen, won Korea Selatan melonjak 0,48 persen, dolar Singapura juga naik 0,46 persen dan dolar Hong Kong melesat 0,02 persen.
Baca juga : Jelang Akhir Pekan, Rupiah Melemah Ke Level Rp 15.712
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,48 persen ke level 103,70.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,60 persen ke level Rp 17.160, terhadap poundsterling Inggris minus 0,54 persen ke level Rp 20.449, dan terhadap dolar Australia minus 0,18 persen ke level Rp 10.409.
Baca juga : Pagi Ini, Rupiah Melemah Hadapi Dolar AS
Analis Pasar Keuangan Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah melemah imbas data pekerjaan Amerika Serikat (AS) NFP dan manufaktur yang lebih lemah dari perkiraan.
Selain itu, investor juga menanti jalannya pesta demokrasi AS dan hasil pertemuan The Fed.
Baca juga : Akhir Pekan, Rupiah Melesat Ke Rp 15.501
"Investor mengantisipasi pilpres AS minggu ini yang apabila dimenangkan oleh Trump akan berpotensi menguatkan dolar AS lebih jauh. Investor juga menantikan hasil pertemuan FOMC," jelasnya, Senin (4/11/2024).
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di rentang Rp 15.700 per dolar AS - Rp 15.850 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.