RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) akan meluncurkan Super App-nya dengan tajuk, Byond by BSI pada 9 November mendatang. Aplikasi tersebut diklaim terbesar di perbankan syariah.
Senior Executive Vice President (SEVP) Digital Banking BSI Saut Parulian Saragih menjelaskan, kinerja BSI yang terus tumbuh berkelanjutan tidak terlepas dari strategi transformasi yang konsisten. Khususnya digitalisasi layanan perbankan syariah yang terus diperkuat.
BSI merespons pertumbuhan transaksi digital yang signifikan. Dan menjawab kebutuhan nasabah BSI yang menginginkan kemudahan, kecepatan, keamanan dan kenyamanan layanan digital perbankan, dengan terus berinovasi menghadirkan SuperApp Byond by BSI.
Alhasil, sejak 26 Oktober 2024 hingga Senin (4/11/2024), sudah ada 100 ribu yang men-download. Termasuk pembukaan rekening baru dan yang migrasi.
Baca juga : Menperin Siapkan Program Quick Wins
“Kami menargetkan transaksi maupun volumenya di atas BSI Mobile,” kata Saut dalam Byond by BSI Pre-Grand Launching Press Conference, di Jakarta, Senin (4/11/2024).
Tercatat per September 2024, transaksi melalui e-channel mencapai 97,94 persen dari total transaksi, dengan jumlah mencapai 607 juta transaksi yang membukukan volume Rp 709 triliun.
Sebagai informasi, pada aplikasi sebelumnya, yakni BSI Mobile, penggunanya sudah mencapai 7,57 juta, tumbuh 28,34 persen pada kuartal III-2024.
Aplikasi tersebut sudah dilengkapi dengan layanan QRIS (Quick Response Indonesian Standard), fitur Islami. Seperti jadwal shalat, Ziswaf (Zakat Infak Sedekah Wakaf), pembiayaan online, gadai dan cicil emas online, pembayaran e-commerce, hingga top up e-wallet.
Baca juga : Pasar Kramat Jati Siap Kelola Sampah Mandiri
Sementara untuk Byond, lanjut Saut, aplikasi terbaru ini pun sudah mulai banyak digunakan oleh nasabah. Karena dirancang sebagai mobile banking komprehensif yang bertampilan modern, dengan tingkat keamanan yang sangat baik, serta kecepatan transaksi yang lebih tinggi.
Menurut Saut, SuperApp besutan bank syariah terbesar di Indonesia ini mengusung konsep yang sangat filosofis. Tak hanya sekadar bisnis, namun menjadi sahabat sosial dan spiritual nasabah.
Sebab, imbuh Saut, pihaknya selalu meyakini, bahwa bisnis itu harus dilakukan tidak hanya untuk meraih profit.
“Tapi juga perlu dilandasi keinginan luhur untuk berkontribusi kepada masyarakat, sebagai bagian dari ibadah,” ucapnya.
Baca juga : Real Madrid Vs AC Milan, Duel Gengsi Dua Raksasa
Saut menjelaskan, Byond by BSI dihadirkan dengan konsep Beyond Banking sesuai value proposition BSI menjadi sahabat Finansial, Sosial dan Spiritual yang terintegrasi bagi nasabah.
“Kami ingin buktikan, bahwa ketiga aspek tersebut bisa dimaksimalkan sekaligus, tanpa ada yang tertinggal,” tegasnya.
Selanjutnya, terkait migrasi dari aplikasi BSI Mobile ke Byond, Saut mengatakan, tidak bisa terburu-buru. Paling tidak dibutuhkan waktu 1 tahun, agar migrasi terjadi maksimal.
“Kami ingin migrasi terjadi secara smooth. Kami juga memastikan keamanan dari aplikasi ini yang diutamankan, makanya jadi sangat hati-hati untuk melakukan konversi tadi,” ungkapnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.