BREAKING NEWS
 

Pengusaha RI-China Teken Kerja Sama Rp 158 Triliun

Rosan: Iklim Investasi Kita Semakin Kondusif

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Rabu, 13 November 2024 07:00 WIB
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengusaha Indonesia dan China sepakat memperluas hubungan bisnis. Sejumlah perjanjian kerja sama yang bakal digarap, antara lain di bidang ketahanan pangan, energi, hilirisasi serta sains dan teknologi.

Komitmen kerja sama tersebut diraih usai Presiden Prabowo Subianto melakukan lawatan ke China pada 8-10 November 2024. Kunjungan kenegaraan pertama ini menghasilkan komitmen kerja sama mencapai 10,07 miliar dolar AS atau Rp 158,09 triliun (kurs Rp 15.700).

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, kesepakatan itu terjalin dalam acara Indonesia-China Business Forum (ICBF) yang diselenggarakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk China di Hotel The Peninsula, Beijing.

Baca juga : Miris, Pompa Pengendali Banjir Dicuri Dan Rusak

ICBF dihadiri lebih dari 200 pengusaha dan pimpinan perusahaan yang berasal dari China dan Indonesia. Kegiatan ini menghasilkan nota kesepahaman kerja sama investasi beberapa perusahaan Indonesia dan China.

“China menjadi salah satu investor yang konsisten menempati posisi atas di Indonesia. Seperti apa yang disampaikan Presiden, Pemerintah akan terus mendorong penciptaan iklim investasi kondusif dan fasilitas yang memadai bagi investor,” kata Rosan dalam keterangan tertulis, Selasa (12/11/2024).

Menurut Rosan, forum bisnis ini menjadi kesempatan yang baik bagi Indonesia dan China untuk semakin mempererat hubungan kerja sama.

Baca juga : Tim Garuda Siap Ladeni Samurai Biru

Selain itu, kunjungan kenegaraan kali ini juga menjadi momen penting bagi kedua negara menggali potensi kerja sama, khususnya di sektor investasi berkelanjutan dan hilirisasi.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo melakukan pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping. Kedua pemimpin sepakat mempererat hubungan antarkedua negara yang telah terjalin dengan baik.

“Kami telah hidup berdampingan selama berabad-abad. Budaya serta masyarakat kita telah saling berhubungan selama bertahun-tahun,” ujar Prabowo.

Baca juga : Kejutan, Alcaraz Tumbang

Selain dengan Jinping, Prabowo juga bertemu dengan Perdana Menteri Li Qiang dan Ketua Kongres Rakyat Nasional China Zhao Leji di Great Hall of the People.

Adsense

Kedua pertemuan itu menegaskan komitmen kuat Indonesia mempererat persahabatan dan kerja sama strategis dengan China di berbagai sektor. Termasuk investasi, pendidikan dan pemberantasan kemiskinan.

Indonesia sudah menjalin hubungan diplomatik dengan China sejak 1950. Hubungan ekonomi antara kedua negara terus meningkat. Terutama setelah berlakunya Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN-China (ASEAN-China Free Trade Area) awal 2010, serta sejak adanya Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-China pada 2013.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense