BREAKING NEWS
 

Jelang Nataru, Bank Mandiri Siapkan Uang Tunai Hingga Rp 26 Triliun

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Kamis, 5 Desember 2024 19:39 WIB
Jelang Nataru, Bank Mandiri mengalokasikan uang tunai secara net Rp 26 triliun meningkat 4,6 persen dibanding tahun lalu. (Ilustrasi Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengalokasikan uang tunai secara netsebesar Rp 26 triliun meningkat 4,6 persen dibanding tahun lalu. Hal ini seiring dengan meningkatnya kebutuhan transaksi selama periode tersebut.

Senior Executive Vice President (SEVP) Corporate Relations Bank Mandiri Wisnu Trihanggodo mengatakan, penyediaan dana tersebut sebagai langkah antisipatif Bank Mandiri terhadap lonjakan kebutuhan masyarakat untuk transaksi tunai selama periode liburan yang berlangsung 33 hari. Mulai 1 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.

“Peningkatan alokasi tersebut dilakukan menyusul proyeksi kenaikan transaksi Anjungan Tunai Mandiri/Cash Recycling Machine (ATM/CRM) masyarakat,” jelas Wisnu dalam keterangan resmi, Kamis (5/12/2024).

Wisnu menyebut, berdasarkan historis, proyeksi kenaikan kebutuhan dana untuk ATM/CRM tahun ini sebesar 3,3 persen, yang akan difokuskan pada mesin-mesin ATM/CRM yang berada di bandara, terminal, stasiun kereta serta tempat-tempat wisata utama.

Bank Mandiri telah mengantisipasi puncak transaksi nasabah di ATM maupun EDC pada Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025.

Saat ini, total ATM Bank Mandiri yang beroperasi tercatat sebanyak 12.885 mesin yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus di seluruh Indonesia. Sedangkan jaringan Mandiri EDC tercatat sebanyak 258.000 unit di seluruh merchant.

Baca juga : Pemerintah Pantau Kondisi Suriah, Siapkan Rencana Kontijensi Bagi WNI

Bank Mandiri memproyeksikan akan terjadi puncak kebutuhan pengisian uang ATM jatuh pada dua hari sebelum perayaan Hari Raya Natal 2024 dan dua hari sebelum tahun baru 2025.

Menurut Wisnu, transaksi pada mesin EDC diperkirakan juga akan mengalami peningkatan pada periode Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025, mengingat adanya pembagian THR untuk karyawan yang merayakan Hari Raya Natal.

“Mengantisipasi hal ini, Bank Mandiri telah menyediakan 259.000 jaringan EDC untuk mendukung transaksi non tunai nasabah," ujarnya.

Dalam mengoptimalkan transaksi non tunai pada masa Nataru, Bank Mandiri juga mendistribusikan kartu uang elektronik Mandiri e-money sebanyak 947.000 ke jaringan cabang serta mitra merchant Bank Mandiri.

Adsense

Sejalan dengan itu, Bank bersandi saham BMRI ini memastikan Call Center 14000 atau Live Chat MITA pada akun resmi WhatsApp Bank Mandiri di +62 811-84-14000 siap untuk membantu nasabah dalam melakukan transaksi keuangan.

Wisnu juga memastikan kesiapan jaringan layanan digital banking, seperti super app Livin’ by Mandiri dan Kopra by Mandiri untuk membantu nasabah melakukan transaksi keuangan.

Baca juga : Resmi Melantai Di BEI, Adaro Andalan Indonesia Raup Rp 4,32 Triliun

Bank Mandiri mengajak nasabah untuk memanfaatkan fitur digital dalam Livin’ by Mandiri untuk kebutuhan transaksi finansial maupun gaya hidup selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2025.

“Livin' by Mandiri dilengkapi dengan fitur lifestyle, yang memungkinkan nasabah mengakses berbagai layanan finansial hanya dalam sekali login,” katanya.

Mulai dari akses ke seluruh rekening tabungan, pinjaman personal, e-wallet favorit, hingga hiburan dan belanja langsung dalam satu aplikasi.

Salah satunya dengan fitur Livin’ Sukha pada Livin’ by Mandiri yang dapat dinikmati oleh nasabah untuk memenuhi kebutuhan transaksi. Seperti pembelian tiket pesawat, tiket kereta api, entertainment, pembelian voucher gim, pembelian tiket konser, dan lain-lain.

"Kami terus berkomitmen menghadirkan solusi digital yang cepat, aman, dan mudah untuk memenuhi kebutuhan finansial serta gaya hidup nasabah, sejalan dengan visi Bank Mandiri menjadi mitra finansial pilihan utama nasabah,” tuturnya.

Tak hanya itu, Bank Mandiri juga proaktif mengedukasi nasabah terkait keamanan dalam transaksi digital.

Baca juga : Jelang Libur Nataru, DPR Minta Pengawasan Terhadap Armada Bus Diperketat

Wisnu mengingatkan nasabah agar selalu menjaga kerahasiaan data pribadi dan berhati-hati dalam memberikan data penting seperti nomor kartu, OTP (One Time Password), CVV (Card Verification Value), dan CVC ( Card Verification Code).

“Nasabah diimbau untuk tidak mudah tergiur oleh ajakan mengklik atau mengunduh file berformat APK dari pihak yang mengatasnamakan Bank Mandiri,” imbaunya.

Sebagai tambahan informasi, sejak diluncurkan pada Oktober 2021, Livin' by Mandiri telah menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan.

Hingga Oktober 2024, pengguna aplikasi Livin' by Mandiri menembus angka 28,1 juta pengguna, naik 32 persen secara year on year (yoy). Dari jumlah tersebut, total nilai transaksi Livin' by Mandiri telah mencapai Rp 3.315 triliun dengan frekuensi transaksi 3,1 miliar transaksi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense