BREAKING NEWS
 

Efisiensi Dan Inovasi Investasi Kunci Capai Target Ekonomi 8 Persen

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Senin, 23 Desember 2024 20:00 WIB
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Universitas Paramadina, Dr. Handi Risza Idris. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang menjadi salah satu agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto membutuhkan strategi.

“Untuk mencapai target ini, investasi harus menjadi elemen utama dalam strategi pembangunan. Investasi bukan hanya pemicu permintaan agregat, tetapi juga motor penggerak kapasitas produksi nasional yang berkelanjutan,” kata Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Universitas Paramadina, Dr. Handi Risza Idris dalam Diskusi Online Universitas Paramadina dan INDEF “Catatan Akkhir Tahun: Investasi dan Industri Sebagai Faktor Kritis Dalam Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen”, Senin (23/12/2024).

Baca juga : Pasca Pengalihan FIR, AirNav Catatkan Penerbangan Lintas Negara Tembus 81 Persen

Handi menjelaskan, investasi memiliki peran ganda dalam perekonomian. Di satu sisi, investasi meningkatkan permintaan agregat dan pendapatan nasional. Di sisi lain, pengeluaran barang modal akibat investasi, seperti mesin dan perluasan pabrik, akan memperbesar kapasitas produksi nasional serta menciptakan lapangan kerja baru.

Adsense

Selain itu, Handi menekankan pentingnya memperbaiki kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu syarat utama untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Adopsi teknologi, inovasi, serta penguatan riset dan pengembangan menjadi faktor penunjang yang tak bisa diabaikan.

Baca juga : CIMB Niaga Dorong Inovasi Dan Kolaborasi Pertumbuhan Ekonomi Lewat Fintech

“Indonesia juga harus mampu menurunkan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) ke angka 3-4 agar efisiensi investasi meningkat. Dengan ICOR yang lebih rendah, investasi sebesar Rp13.528 triliun yang dibutuhkan dalam lima tahun ke depan dapat memberikan hasil yang maksimal,” jelas Handi.

Untuk itu, Handi menggarisbawahi pentingnya kebijakan yang mendukung perbaikan iklim investasi, transparansi, dan birokrasi yang ramah kepada pelaku usaha. Hal ini diyakini dapat menarik investasi yang lebih besar, sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi Indonesia.

Baca juga : Mentan Amran Optimistis Sumut Capai Target Produksi Padi Tahun 2025

“Target pertumbuhan ekonomi 8 persen adalah peluang besar, tetapi hanya bisa terwujud dengan strategi yang terukur, inovasi, dan perbaikan menyeluruh dalam tata kelola investasi dan pengembangan SDM. Tanpa itu, target ini hanya akan menjadi wacana,” tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense