Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sinergi Dengan Kementrans
Rosan Genjot Investasi Kawasan Transmigrasi
Rabu, 20 November 2024 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah menyiapkan langkah strategis untuk percepatan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, khususnya di wilayah transmigrasi.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani bertemu dengan Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara di kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, Senin (18/11/2024).
Baca juga : Dewan Restui Tarif Air PAM Naik, Untuk Menengah Atas
Dalam pertemuan tersebut, Rosan didampingi Wakil Menteri Investasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu. Sedangkan Iftitah Sulaiman didampingi Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi.
“Sinergi antara kedua kementerian dapat memberikan manfaat bagi penyerapan tenaga kerja. Ini bisa berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Rosan dalam keterangan resmi Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Selasa (19/11/2024).
Baca juga : Tim Matador Kokoh Di Puncak Klasemen
Menurut Rosan, melalui kerja sama ini, potensi yang dimiliki Kementerian Transmigrasi (Kementrans) dalam bentuk lahan dan tenaga kerja dapat diperkuat dengan mendatangkan investor.
“Bagaimana kita meningkatkan kesejahteraan dari para pekerja dan transmigran dengan investasi yang bisa masuk ke daerah tersebut,” ungkap Rosan.
Baca juga : Badminton China Masters 2024, Jojo Pulangkan Kean Yew
Rosan bilang, ke depannya investor yang beroperasi di kawasan transmigrasi akan didorong untuk memprioritaskan penggunaan tenaga kerja lokal. Mereka juga akan didorong berkontribusi dalam peningkatan keahlian tenaga kerja selama proses pembangunan berlangsung.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya