Sebelumnya
Sekretaris Eksekutif DEN Septian Hario Seto menjelaskan, digitalisasi Pemerintahan didasarkan pada empat pilar utama. Pertama, Optimalisasi Pendapatan Negara.
Pilar ini mencakup dua sistem utama, yaitu Coretax untuk pajak dan Sistem Informasi Mineral dan Batubara (SIMBARA). Ini untuk Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor tambang, terutama royalti.
“Coretax penting untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak secara signifikan,” ujar Seto.
Baca juga : Garuda Butuh Adaptasi Gunakan Pesawat China
Kedua, Efisiensi Belanja Negara. Langkah ini mencakup pengurangan inefisiensi. Salah satunya melalui e-katalog serta sinkronisasi data penerima bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.
Ketiga, Peningkatan Pelayanan Publik. Perbaikan ini meliputi layanan kependudukan, Surat Izin Mengemudi (SIM), paspor dan lainnya, demi memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Keempat, Peningkatan Layanan Berusaha. Pilar ini bertujuan meningkatkan kemudahan berusaha yang berhubungan langsung dengan investasi dan pertumbuhan ekonomi.
Baca juga : Please, Pembangunan JPO Diperbanyak Dong
Seto menambahkan, fondasi utama dari keempat pilar ini adalah infrastruktur digital publik atau Digital ID.
“Dengan sistem baru ini, wajar jika masih ada kekurangan. Namun, kami yakin Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Pajak akan terus bekerja keras memperbaiki sistem agar dapat berjalan dengan baik,” pungkas Seto.
Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto direncanakan akan memantau perkembangan Digital ID pada 17 Agustus 2025. DIR
Baca juga : Manchester City Vs Salford City, The Citizens Diuji Tim Strata Empat
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 7, edisi Sabtu, 11 Januari 2025 dengan judul "Pemerintah Luncurkan Sistem Perpajakan Baru, Coretax Bakal Tambah PDB Rp 1.500 Triliun"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.