Dark/Light Mode

Pemerintah Luncurkan Sistem Perpajakan Baru

Coretax Bakal Tambah PDB Rp 1.500 Triliun

Sabtu, 11 Januari 2025 07:10 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

 Sebelumnya 
Sekretaris Eksekutif DEN Septian Hario Seto menjelas­kan, digitalisasi Pemerintahan didasarkan pada empat pilar utama. Pertama, Optimalisasi Pendapatan Negara.

Pilar ini mencakup dua sistem utama, yaitu Coretax untuk pajak dan Sistem Informasi Min­eral dan Batubara (SIMBARA). Ini untuk Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor tambang, terutama royalti.

“Coretax penting untuk meningkatkan kepatuhan wajib pa­jak secara signifikan,” ujar Seto.

Baca juga : Garuda Butuh Adaptasi Gunakan Pesawat China

Kedua, Efisiensi Belanja Nega­ra. Langkah ini mencakup pengu­rangan inefisiensi. Salah satunya melalui e-katalog serta sinkro­nisasi data penerima bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.

Ketiga, Peningkatan Pelayan­an Publik. Perbaikan ini meliputi layanan kependudukan, Surat Izin Mengemudi (SIM), paspor dan lainnya, demi memberikan pelayanan yang lebih baik ke­pada masyarakat.

Keempat, Peningkatan Layan­an Berusaha. Pilar ini bertu­juan meningkatkan kemudahan berusaha yang berhubungan langsung dengan investasi dan pertumbuhan ekonomi.

Baca juga : Please, Pembangunan JPO Diperbanyak Dong

Seto menambahkan, fondasi utama dari keempat pilar ini ada­lah infrastruktur digital publik atau Digital ID.

“Dengan sistem baru ini, wa­jar jika masih ada kekurangan. Namun, kami yakin Kemente­rian Keuangan dan Direktorat Jenderal Pajak akan terus bekerja keras memperbaiki sistem agar dapat berjalan dengan baik,” pungkas Seto.

Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto direncanakan akan memantau perkembangan Digital ID pada 17 Agustus 2025. DIR

Baca juga : Manchester City Vs Salford City, The Citizens Diuji Tim Strata Empat

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 7, edisi Sabtu, 11 Januari 2025 dengan judul "Pemerintah Luncurkan Sistem Perpajakan Baru, Coretax Bakal Tambah PDB Rp 1.500 Triliun"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.