BREAKING NEWS
 

PLN Genjot Infrastruktur Kendaraan Listrik, SPKLU Tumbuh Pesat Pada 2024

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Senin, 10 Februari 2025 18:23 WIB
Wakil Menteri BUMN, Aminuddin Ma`ruf (kanan) bersama Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kiri) melakukan pengisian daya mobil listrik di SPKLU Rest Area KM 43A Tol Jakarta - Merak pada Desember lalu. (Dok. PLN)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT PLN (Persero) terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur kendaraan listrik guna memberikan kenyamanan bagi pengguna electric vehicle (EV) di seluruh Indonesia.

Sepanjang tahun 2024, PLN berhasil meningkatkan jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga 299 persen, dari 1.081 unit pada 2023 menjadi 3.233 unit di 2024.

Selain SPKLU, jumlah fasilitas Home Charging Services (HCS) juga melonjak 302 persen, dari 9.393 unit pada 2023 menjadi 28.356 unit di 2024.

PLN juga meningkatkan jumlah Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) menjadi 9.956 unit di tahun yang sama, memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur EV yang masif ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung upaya pengurangan emisi karbon dan mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060. 

Baca juga : Rame Konser Internasional, Ekonomi Jakarta Diprediksi Tumbuh Kuat Di Triwulan I 2025

"Sebagai BUMN yang bergerak di sektor ketenagalistrikan, PLN berkomitmen penuh untuk mendukung pemerintah dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Infrastruktur EV yang merata sangat penting untuk memfasilitasi penggunaan kendaraan listrik yang semakin meningkat," ujar Darmawan.

Selain peningkatan infrastruktur, jumlah transaksi dan konsumsi listrik dari EV juga mengalami pertumbuhan pesat sepanjang 2024.

Jumlah transaksi di SPKLU melonjak 337 persen menjadi 402.509 transaksi dibandingkan dengan 119.600 transaksi pada 2023.

Dari sisi konsumsi listrik, SPKLU mencatat peningkatan sebesar 370 persen, dari 2,4 juta kWh pada 2023 menjadi 9,1 juta kWh di 2024.

Adsense

Sementara itu, konsumsi listrik dari SPLU naik 176 persen menjadi 12,8 juta kWh, dan konsumsi dari HCS melonjak 403 persen menjadi 11,8 juta kWh pada tahun yang sama. 

Baca juga : Wuling ABC Stories Jadi Kendaraan Listrik Favorit Gen Z

"Hadirnya ekosistem EV yang semakin kuat melalui infrastruktur pengisian yang tersebar luas akan memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna. Peningkatan ini juga menunjukkan respon positif masyarakat dalam beralih ke kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan," tambah Darmawan.

SPKLU Makin Merata, Dukung Perjalanan Jarak Jauh

PLN juga terus memperluas pembangunan SPKLU di berbagai lokasi strategis, termasuk pusat perbelanjaan, kawasan bisnis, destinasi wisata, dan sepanjang jalur mudik.

Saat ini, SPKLU telah tersebar di 2.306 lokasi di seluruh Indonesia.

Peningkatan jumlah SPKLU paling signifikan terjadi di jalur Trans Jawa dan Trans Sumatra, dengan total 500 unit SPKLU di 297 lokasi.

Langkah ini memastikan pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan jarak jauh dengan lebih nyaman. 

Baca juga : Hasnur Optimistis Pendapatan Tumbuh 10 Persen Di 2025

"Kami telah menganalisis pola konsumsi pengguna SPKLU dan memetakan kebutuhan mereka berdasarkan tren sebelumnya. Kehadiran SPKLU yang semakin banyak di jalur utama seperti Trans Jawa dan Trans Sumatera akan memastikan pengalaman berkendara yang lebih aman dan nyaman," jelas Darmawan.

PLN Mobile Hadirkan Fitur Trip Planner

Sebagai bagian dari strategi digitalisasi, PLN juga menghadirkan fitur Trip Planner dalam aplikasi PLN Mobile.

Fitur ini membantu pengguna EV merencanakan perjalanan dengan memberikan informasi lokasi SPKLU, jarak tempuh, dan estimasi kebutuhan pengisian daya. 

"Dengan pemerataan infrastruktur EV dan dukungan teknologi seperti PLN Mobile, kami berharap pengguna kendaraan listrik semakin nyaman. Semua layanan terkait EV kini tersedia dalam satu aplikasi yang mudah diakses masyarakat," tutup Darmawan.

Dengan berbagai inisiatif ini, PLN semakin memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, mendukung transisi energi bersih, dan memastikan pengalaman berkendara listrik yang lebih efisien serta berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense