BREAKING NEWS
 

Indonesia-UEA Perkuat Kerja Sama Ekonomi

Airlangga Ajak Pengusaha Investasi Di Sektor Digital

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Jumat, 14 Februari 2025 07:00 WIB
Menteri Koordinator(Menko) bidangperekonomian airlanggahartarto (kanan) memberikan cenderamata kepada Menteri ekonomiuni emirat arab (uea) abdullah bin Touq al Marridi sela acara The WorldGovernment Summit diDubai, rabu (12/2/2025).

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) sepakat mempererat kerja sama ekonomi di berbagai sektor strategis. Termasuk investasi, pariwisata, digitalisasi, pangan dan infrastruktur.

Kesepakatan ini tercapai dalam pertemuan antara Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Menteri Ekonomi UEA Abdullah Bin Touq Al Marri dan Menteri Investasi UEA Mohamed Hassan Alsuwaidi di sela-sela acara The World Go­vernments Summit 2025 di Dubai, UEA, Rabu (12/2/2025).

Dalam pertemuan dengan Abdullah Bin Touq Al Marri, kedua menteri membahas penguatan Indonesia-United Emirates Arab Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-UEA CEPA).

Airlangga juga mengajak pe­ngusaha besar UEA berinvestasi di sektor ekonomi digital Indonesia.

Baca juga : Merasa Diserang Orang Serakah

“Pemerintah UEA diharapkan dapat mendorong investasi dari sektor privat untuk pengembangan ekonomi digital di Indonesia,” harap Airlangga dalam keterangan resminya, Kamis (13/2/2025).

Di sektor pariwisata, Indonesia siap mendukung peningkatan investasi pelaku usaha UEA pada destinasi unggulan Tanah Air.

Airlangga juga menekankan pentingnya peningkatan arus wisatawan ke Indonesia yang saat ini mencapai sekitar 2 juta kunjungan per tahun.

Adsense

Pembahasan lainnya mencakup peningkatan frekuensi penerbang­an dan penambahan armada pesawat berbadan besar ke kota-kota besar Indonesia seperti Jakarta, Bali, Surabaya dan Medan.

Baca juga : Anggaran Kementerian/Lembaga Dipotong, Pelayanan ke Rakyat Jangan Terganggu

Gayung bersambut, Abdullah Bin Touq Al Marri menanggapi dengan menekankan perlunya kebijakan open sky policy guna meningkatkan perdagangan dan mobilitas wisatawan.

Sementara, dalam pertemuan dengan Menteri Investasi Mohamed Hassan Alsuwaidi, Airlangga membahas tindak lanjut Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) kerja sama gas dengan Mubadala Energy di Laut Andaman, serta potensi investasi UEA di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Indonesia, utamanya pembangunan pusat data (data center).

“Peran UEA akan sangat pen­ting dalam mewujudkan ekosistem data center yang tangguh dan dapat diandalkan di Indonesia, melalui investasi di KEK Nongsa Digital Park (NDP) di Batam,” ungkap Airlangga.

KEK NDP menargetkan investasi di sektor listrik 400 Megawatt (MW) atau senilai 4 Miliar dolar AS.

Baca juga : Banteng Banyak Pro-nya ke Prabowo

Selain sektor teknologi, kedua negara juga mendiskusikan investasi di bidang infrastruktur. Termasuk pembangunan bandara, pelabuhan dan proyek Giant Sea Wall di pantai utara Pulau Jawa.

Mohamed Hassan Alsuwaidi yang juga Chief Executive Officer (CEO) Abu Dhabi Developmental Holding Company (ADQ) menegaskan minat UEA dalam kerja sama proyek infrastruktur brownfield projects.

Komitmen UEA terhadap pembangunan Indonesia diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di kedua negara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense