RM.id Rakyat Merdeka - PT Elnusa Petrofin, anak usaha PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), menggelar sosialisasi bahaya blind spot bagi pelajar SMAN 11 Padang di Ruang Serbaguna PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung, Rabu (12/2).
Kegiatan ini juga diikuti oleh guru, karyawan internal PT Elnusa Petrofin, serta jajaran manajemen dari berbagai pihak terkait.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Safety Awareness PT Elnusa Petrofin dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelajar tentang area yang tidak terlihat oleh pengemudi kendaraan serta cara menghindari risiko kecelakaan.
Hadir dalam kegiatan ini Integrated Terminal Manager Teluk Kabung PT Pertamina Patra Niaga Deden Suhermat, Manager Transportasi Operations Area II PT Elnusa Petrofin Agus Sofyan, serta perwakilan guru dari SMAN 11 Padang.
Baca juga : Revitalisasi Institusi dan Raja Kecil pada Hierarki Kepemimpinan Nasional
Blind spot adalah area di sekitar kendaraan yang tidak terlihat oleh pengemudi, baik melalui kaca spion maupun jendela.
Situasi ini sering menjadi penyebab kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor dan pejalan kaki yang tidak menyadari bahwa mereka berada dalam zona buta kendaraan besar seperti truk dan bus.
Dalam sosialisasi ini, peserta diberikan materi tentang definisi, faktor risiko, serta dampak dari blind spot.
Selain itu, mereka juga mengikuti praktik langsung untuk mengenali area blind spot pada kendaraan dan memahami langkah-langkah pencegahan kecelakaan.
Baca juga : Srikandi PLN Indonesia Power Sosialisasikan Bahaya Kanker di Petamburan
Simulasi langsung memperlihatkan bagaimana kendaraan besar memiliki titik buta yang tidak bisa dilihat pengemudi dan cara menghindarinya dengan aman.
Manager Corporate Communication & Relations PT Elnusa PetrofinnPutiarsa Bagus Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Bulan K3 yang dikemas dalam program CSR edukasi keselamatan berlalu lintas.
"Kami berharap dengan sosialisasi ini, para pelajar lebih waspada dan memahami pentingnya memperhatikan blind spot di jalan raya. Ini adalah langkah kecil namun sangat berarti dalam menciptakan budaya berkendara yang lebih aman," ujar Putiarsa.
Ia juga menambahkan bahwa sosialisasi ini dilakukan serentak di 47 unit operasi PT Elnusa Petrofin di seluruh Indonesia dan berhasil mengedukasi 1.253 orang, termasuk ibu-ibu, pelajar, dan masyarakat luas, bekerja sama dengan kepolisian setempat sebagai pemateri utama.
Baca juga : DAMRI Berduka Atas Insiden Penganiayaan kepada Pramudi di Bandar Lampung
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran mengenai blind spot semakin meningkat, baik bagi pengendara maupun pejalan kaki.
Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama, dan pemahaman mengenai blind spot menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.