Dark/Light Mode

DAMRI Berduka Atas Insiden Penganiayaan kepada Pramudi di Bandar Lampung

Kamis, 13 Februari 2025 10:15 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

RM.id  Rakyat Merdeka - DAMRI menanggapi viralnya insiden penusukan yang dialami oleh salah satu crew mereka di SPBU Rajabasa, Kota Bandar Lampung, pada Minggu (9/2).

Kejadian ini bermula saat bus DAMRI tengah mengantre untuk mengisi bahan bakar, namun seorang pengemudi mobil Fortuner menyerobot antrean.

Crew DAMRI kemudian menegur pengemudi tersebut agar mengikuti urutan antrean.

Baca juga : DAMRI Tanggapi Insiden Penikaman Crew di SPBU Rajabasa Lampung

Tidak terima dengan teguran itu, pengemudi Fortuner turun dari mobil dengan emosi tinggi, hingga terjadi perdebatan.

Dalam kondisi marah, pelaku mengeluarkan senjata tajam dan menyerang crew DAMRI, menyebabkan luka di bagian dada kiri dan tangan korban.

Menanggapi kejadian ini, Head of Corporate Communication DAMRI Atikah Abdullah menyatakan bahwa kasus ini telah ditangani oleh pihak berwenang untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca juga : Pemerintah Diminta Buka Banyak Lapangan Kerja

DAMRI juga memastikan bahwa korban mendapatkan perawatan medis yang optimal hingga pulih sepenuhnya.

Ditegaskan, DAMRI mengutamakan keamanan dan keselamatan seluruh Insan DAMRI, terutama frontliner seperti pramudi yang sedang bertugas.

"Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat dan tetap berkomitmen menjaga keamanan serta kenyamanan pelanggan selama menggunakan layanan DAMRI," ujar Atikah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.