BREAKING NEWS
 

PLN Indonesia Power Kembangkan Pembangkit EBT 2,4 GWh hingga 2035

Reporter & Editor :
FAZRY
Senin, 17 Februari 2025 10:42 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - PLN Indonesia Power (PLN IP) semakin menunjukkan komitmennya dalam mendorong transisi energi di Indonesia melalui dua proyek besar berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT), yakni Hijaunesia Project dan Hydronesia Project.

Kedua proyek ini ditargetkan menambah kapasitas listrik EBT sebesar 2,4 GWh secara bertahap hingga tahun 2035.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra mengungkapkan bahwa PLN IP merupakan perusahaan pembangkit listrik terbesar di Asia Tenggara dengan total kapasitas pembangkit mencapai 21,5 GW.

Kapasitas ini akan terus bertambah seiring dengan pembangunan pembangkit listrik berbasis EBT.

Baca juga : Srikandi PLN Indonesia Power Sosialisasikan Bahaya Kanker di Petamburan

"Pengembangan EBT merupakan sebuah keharusan sebagai bentuk komitmen kami dalam melaksanakan transisi energi untuk membantu pemerintah mencapai Net Zero Emission pada 2060," ujar Edwin dalam keterangannya, Senin (17/2).

PLN IP mengandalkan dua proyek utama dalam pengembangan EBT.

Hijaunesia Project memiliki total kapasitas 1.055 MW yang terdiri dari 12 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan 1 Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).

Adsense

Proyek ini didominasi oleh pengembangan PLTS yang diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam bauran energi nasional.

Baca juga : PLN EPI dan Keraton Yogyakarta Kembangkan Biomassa untuk Energi Bersih

Selain itu, PLN IP juga mengembangkan Hydronesia Project dengan total kapasitas 1.345 MW.

Proyek ini berfokus pada pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang akan rampung secara bertahap hingga 2035.

"Hijaunesia dan Hydronesia bukan sekadar proyek EBT, tetapi juga bentuk implementasi aspek environmental, social, and governance (ESG) dalam Sub Holding PLN Indonesia Power," tambah Edwin.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PLN IP Bernadus Sudarmanta menyebutkan, selain mengembangkan kedua proyek tersebut, perusahaan juga aktif mencari investor guna mempercepat realisasi transisi energi.

Baca juga : PBM Yakin Citra Polri Membaik Dan Makin Dicintai Publik

Salah satu upayanya dilakukan melalui Mandiri Investment Forum (MIF) 2025.

"Melalui forum ini, PLN Indonesia Power terus berupaya menggaet investor global untuk mempercepat pengembangan EBT di Indonesia," ujar Bernadus.

Dengan berbagai langkah strategis ini, PLN Indonesia Power optimistis dapat menjadi motor utama dalam pengembangan energi hijau di Indonesia, sejalan dengan target nasional dalam mencapai Net Zero Emission pada 2060.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense