RM.id Rakyat Merdeka - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menggelar unjuk karya hasil Program Pendampingan dan Pengembangan Ekosistem Batik Tradisi Sukabumi-Cianjur melalui Transformasi Digital tahun 2024.
Dalam peragaan busana dan pameran yang menjadi bagian dari Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2025 ini, ditampilkan karya 30 UMKM batik Sukabumi dan Cianjur binaan LPS.
Peragaan busana ini digelar pada Kamis (20/2/2025), sementara pameran diadakan selama empat hari, yaitu 20-23 Februari 2025 di Hall A, Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat. Acara ini dibuka oleh Plt. Kepala Kantor Persiapan PRP dan Hubungan LPS Herman Saheruddin.
Baca juga : KPK Tahan Wali Kota Semarang Mbak Ita dan Suaminya
“Saya melihat fashion show sebagai edukasi busana di mana kita bisa melihat tren baru sebagai bekal mendorong ekonomi Indonesia melalui konsumsi. Mari kita mendukung UMKM Indonesia yang karyanya tidak kalah dari desainer luar. Saya melihat banyak brand lokal yang tidak kalah dari brand luar,” Herman menyampaikan dalam sambutannya.
Dalam peragaan busana ini ditampilkan 40 set busana batik hasil kreasi para peserta. Busana ini telah terkurasi dari total 131 produk/artikel karya 17 UMKM fesyen serta total 93 produk karya 13 UMKM suvenir dan dekorasi rumah. Capaian ini meningkat dibanding pelatihan tahap satu, 2023, dengan 19 set busana dan 12 set produk batik.
Program pelatihan ini sendiri merupakan kolaborasi antara LPS dengan Batik Fractal Indonesia untuk menghadirkan pelatihan serta pusat batik berbasis teknologi dan pengembangan ekonomi lokal di Sukabumi dan Cianjur. Perpaduan teknologi dengan seni tradisi ini diharapkan menciptakan peningkatan kualitas batik menjadi lebih elegan dan sesuai kebutuhan pasar.
Baca juga : Pertamina, Kemendag Dan Bareskrim Segel SPBU Curang Di Sukabumi
Program yang dimulai sejak 2023 ini menghadirkan rangkaian pelatihan bagi para pelaku UMKM batik di Sukabumi dan Cianjur yang berlokasi di Rumah Batik Fractal-LPS, Cikole, Kota Sukabumi. Pelatihan ini meliputi penggunaan piranti lunak batik tingkat lanjut, pengenalan tren fashion dan home decor, merancang image board menjadi rancangan koleksi, penetapan harga pokok produksi dan manajemen produksi, membatik tulis dan mewarnai batik, menjahit, serta kelas hak kekayaan intelektual untuk batik.
Program ini merupakan perwujudan Program Sosial Kemasyarakatan, LPS Peduli Bakti Bagi Negeri dalam jangka panjang dan berkelanjutan. Program yang berlangsung tiga tahun hingga 2025 ini bertujuan mengembangkan batik Sukabumi dan Cianjur menjadi produk unggulan yang mengarah pada produk premium dan high fashion (fesyen tingkat tinggi). Dukungan LPS
terhadap pengembangan batik Sukabumi dan Cianjur adalah bentuk bantuan LPS dalam pemberdayaan ekonomi.
Baca juga : DPR Sahkan RUU Minerba, Bahlil: Tata Kelola Tambang Makin Baik
Program ini sejalan dengan visi LPS untuk mendukung pelestarian budaya dan tradisi Indonesia. Bagi LPS, upaya pemberdayaan ekonomi lokal adalah salah satu cara efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan memperkuat industri batik, program ini berpotensi menciptakan lapangan kerja lokal dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan dapat menjadikan batik Sukabumi dan Cianjur sebagai tuan rumah di daerah sendiri, dikenakan setiap generasi, serta mampu bersanding dengan aneka batik nusantara di panggung nasional dan internasional.
Sementara itu, menurut Direktur & Ketua Program PT Batik Fractal Indonesia, Nancy Margried, sebagai warisan budaya Nusantara, batik memiliki fleksibilitas dalam beradaptasi dengan berbagai gaya busana, termasuk busana muslim yang terus berkembang. Motif dan warna batik yang beragam, terutama motif khas batik Sukabumi-Cianjur, memberikan nuansa tersendiri pada pakaian muslim, menjadikannya lebih berwarna dan penuh makna.
"Dalam konteks modest fashion, batik tidak hanya menghadirkan keindahan estetika, tetapi juga merepresentasikan identitas dan nilai-nilai budaya yang selaras dengan prinsip kesederhanaan serta keanggunan dalam busana muslim," jelasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.