RM.id Rakyat Merdeka - Garuda Indonesia Group memproyeksikan pertumbuhan jumlah penumpang pada Lebaran 2025 sekitar 5-8 persen dibandingkan tahun lalu. Direktur Niaga Garuda Indonesia Ade R Susardi mengatakan, pertumbuhan tersebut turut ditunjang oleh rencana penambahan 341 extra flight oleh GA Group.
"Pada Lebaran kali ini, kami menyiapkan sedikitnya 1,9 juta kursi pesawat," ujarnya, di Jakarta, Kamis (6/3/2025).
Jumlah kursi tersebut terdiri dari 1.027.255 kursi yang dilayani melalui 5.710 penerbangan untuk Garuda Indonesia dan 902.830 kursi yang dilayani 5.196 frekuensi penerbangan untuk Citilink.
Baca juga : Terima Menhub Di Balaikota, Pram Pastikan Mudik Gratis Lebaran 2025 Lancar
Untuk mengoptimalkan operasional penerbangan selama periode peak season Lebaran, Garuda Indonesia Group merencanakan penambahan extra flight sebanyak 341 penerbangan guna memenuhi kebutuhan pada rute-rute dengan keterisian yang tinggi. Rinciannya, 315 penerbangan Garuda Indonesia dan 26 penerbangan Citilink
"Ketersediaan kursi dan frekuensi penerbangan yang disiapkan perseroan pada periode Lebaran kali ini menjadi yang paling tertinggi selama 3 tahun terakhir," sambungnya.
Selain itu, Garuda juga menyiapkan 61 armada dan Citilink sebanyak 34 armada, terdiri dari 3 ATR, 74 Narrow Body dan 18 Widebody. Garuda juga memastikan kesiapan awak pesawat terpenuhi sesuai jumlah produksi yang telah direncanakan.
Baca juga : Kebijakan Gas Murah Dukung Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Ade melanjutkan, sesuai yang disepakati dengan Pemerintah, arus mudik Lebaran 2025 diprediksi terjadi pada 28 Maret dan arus balik akan terjadi pada 6 April. Dengan adanya kebijakan Pemerintah soal penurunan tarif tiket, ia melihat, pemesanan tiket sudah mulai terlihat meningkat, khususnya untuk periode pembelian tanggal 1 Maret sampai 7 April 2025. Tingkat isian rata-rata periode Lebaran sudah terisi lebih dari 35 persen untuk domestik dan 50 persen untuk rute internasional.
"Kami mendukung penuh kebijakan penurunan tiket pesawat ini, dari proyeksi rata-rata penurunan harga tiket sedikitnya 14 persen sampai 19 persen," ujarnya.
Saat ini, Garuda melayani 49 rute domestik dan 19 rute internasional. Sedangkan Citilink melayani 72 rute domestik dan 5 rute internasional.
Baca juga : InJourney Airports Layani 155,9 Juta Penumpang Pesawat Sepanjang 2024
"Saat Lebaran tahun lalu, Denpasar dan Singapura justru menjadi destinasi favorit. Tahun ini, bisa juga sama. Apalagi, Lebaran kali ini juga berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi," ucapnya.
Secara keseluruhan, terdapat lima rute penerbangan domestik favorit atau terpadat selama peak season Lebaran, yaitu Surabaya-Denpasar PP (Pergi-Pulang), Jakarta-Tanjung Karang PP, Jakarta-Pangkal Pinang PP, Jakarta-Padang PP, dan Yogyakarta-Denpasar PP.
"Untuk rute internasional, Jakarta-Jeddah dan Madinah juga cukup padat karena banyak masyarakat ingin umrah sambil berpuasa di sana. Rute lainnya, ada ke Doha, Sidney, dan Narita," bebernya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.