RM.id Rakyat Merdeka - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kembali mengangkat Darmawan Junaidi sebagai nahkoda alias sebagai Direktur Utama. Namun, posisi direksi lainnya dan komisaris, mengalami perubahan.
Hasil RUPST memutuskan, memberhentikan sejumlah anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Mereka adalah Alexandra Askandar, Agus Dwi Handaya, Aquarius Rudianto, Rohan Hafas dan Sigit Prastowo dari jajaran Direksi.
Sementara M Chatib Basri, Tedi Bharata, Arif Budimanta, Loeke Larasati Agoestina, Faried Utomo, Muliadi Rahardja, Heru Kristiyana, dan Rionald Silaban diberhentikan dari posisi Komisaris.
Sebagai bagian dari restrukturisasi, pemegang saham menetapkan pengalihan penugasan Riduan dan Eka Fitria ke posisi baru, serta mengangkat beberapa nama baru dalam jajaran Direksi dan Komisaris.
Yakni M Rizaldi, Saptari, Jan Winston Tambunan, Ari Rizaldi, dan Novita Widya Anggraini sebagai anggota Direksi. Serta menetapkan Kuswiyoto, Luky Alfirman, Yuliot, dan Mia Amiati sebagai Komisaris.
Darmawan mengapresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian dan dedikasi Alexandra Askandar, Agus Dwi Handaya, Aquarius Rudianto, Rohan Hafas, Sigit Prastowo yang telah ikut berkontribusi membawa Bank Mandiri menjadi salah satu perusahaan dan perbankan terkemuka di Indonesia.
“Kami meyakini, keputusan pemegang saham ini akan mampu membawa Bank Mandiri semakin berperan dalam mempercepat pertumbuhan nasional, untuk Indonesia yang lebih maju,” tutur Darmawan dalam RUPST di Jakarta, Selasa (25/3/2025).
Baca juga : DKI Revitalisasi Gedung Puskesmas Sudah Uzur
RUPST juga menetapkan 78 persen dari laba bersih konsolidasi tahun 2024 atau senilai Rp 43,51 triliun sebagai dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham.
Sementara 22 persen sisanya ditetapkan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendorong pengembangan usaha ke depan.
“Dari nilai dividen tersebut, sebanyak Rp 22,62 triliun akan disetorkan kepada negara atas kepemilikan 52 persen saham Bank Mandiri,” tutur Darnawan.
Sepanjang 2024, Bank Mandiri berhasil membukukan laba bersih Rp 55,8 triliun, dengan kualitas aset yang terus mengalami perbaikan.
Darmawan menyampaikan, besaran dividen tersebut mencerminkan komitmen manajemen Bank Mandiri untuk terus berkontribusi secara optimal dalam pembangunan nasional. Serta memperkuat posisi sebagai mitra finansial utama pilihan nasabah
“Keputusan ini menunjukkan dukungan kuat dari pemegang saham kepada manajemen untuk mengakselerasi rencana ekspansi bisnis perseroan,” jelasnya.
Darmawan menekankan, peran penting Bank Mandiri sebagai perusahaan BUMN, juga tercermin dari kontribusi kepada penerimaan negara berupa pajak dan bukan pajak.
Baca juga : Barcelona Vs Osasuna, Misi El Barca Jauhi Musuh Bebuyutan
Pada 2024, total kontribusi Bank Mandiri dalam bentuk pajak mencapai Rp 28,87 triliun, meningkat 8,47 persen secara yoy.
“Kontribusi Bank Mandiri terhadap pendapatan negara terus meningkat setiap tahun. Sejalan dengan perbaikan kinerja bisnis yang berkelanjutan,” tegasnya.
Adapun setelah pembagian dividen, rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) Bank Mandiri sampai akhir tahun, diproyeksikan di kisaran level 19-20 persen.
“Sejalan dengan momentum pertumbuhan ekonomi, kami optimis kinerja Bank Mandiri akan terus membaik,” yakinnya.
Ke depan, sambung Darmawan, emiten berkode saham BMRI ini akan terus memacu pengembangan bisnis dan layanannya, agar dapat memenuhi ekspektasi seluruh stakeholder perseroan.
Selain itu, RUPST Bank Mandiri turut menyetujui rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai sebanyak-banyaknya Rp 1,17 triliun.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi perseroan untuk mengakselerasi keyakinan investor terhadap prospek jangka panjang Bank Mandiri.
Baca juga : Megatron Cs Di Atas Angin
“Yang ditopang oleh fundamental yang solid dan kinerja yang terus tumbuh,” ujar Darmawan.
Daftar Pengurus Baru
Ada pun susunan komisaris perseroan pasca RUPST adalah Komisaris Utama/Independen Kuswiyoto, Wakil Komisaris Utama/Independen Zainudin Amali, Komisaris terdiri dari Muhammad Yusuf Ateh, Luky Alfirman, Yuliot dan Komisaris Independen Mia Amiati.
Sementara susunan direksi perseroan adalah Direktur Utama Darmawan Junaidi, Wakil Direktur Utama Riduan, Direktur Operations Toni EB Subari, Direktur Information Technology Timothy Utama, Direktur Human Capital & Compliance Eka Fitria, Direktur Risk Management Danis Subyantoro, Direktur Commercial Banking Totok Priyambodo.
Lalu, Direktur Corporate Banking M Rizaldi, Direktur Consumer Banking Saptari, Direktur Network & Retail Funding Jan Winston Tambunan, Direktur Treasury & International Banking Ari Rizaldi, dan Direktur Finance & Strategy Novita Widya Anggraini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.