BREAKING NEWS
 

Posko Lebaran Resmi Ditutup, Ini Capaian InJourney Airports

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : MUHAMAD FIKY
Senin, 14 April 2025 11:07 WIB
Potret pergerakan penumpang pesawat mulai keberangkatan dan kedatangan di sejumlah bandara angkasa pura berjalan aman dan lancar.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) resmi menutup Posko Angkutan Lebaran 2025 yang telah beroperasi selama 22 hari, atau pada H-10 sampai dengan H+10. 

Direktur Utama InJourney Airports, Faik Fahmi mengatakan, penyelenggaraan angkutan lebaran di bandara-bandara InJourney Airports berjalan dengan baik berkat dukungan dari berbagai pihak. 

“Terima kasih atas dukungan seluruh pihak sehingga selama periode peak season angkutan lebaran ini bandara InJourney Airports dapat tetap mengutamakan keamanan, keselamatan dan pelayanan kepada penumpang pesawat,” ujar Faik dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/4/2025)

Baca juga : Telkom Buka Posko Mudik Lebaran Di Bakauheni & Ketapang

Faik memaparkan selama periode angkutan Lebaran tahun ini, jumlah pergerakan penumpang pesawat, baik keberangkatan dan kedatangan di 37 bandara secara kumulatif mencapai 10,67 juta penumpang atau tumbuh sekitar 2% dibandingkan dengan angkutan lebaran 2024 sebanyak 10,46 juta penumpang. 

Puncak arus mudik ada pada Jumat, 28 Maret 2025, atau H-3 dengan jumlah penumpang 563 ribu penumpang. Sementara itu untuk puncak arus balik pada Minggu, 6 April 2025, atau H+5 dengan 598 ribu penumpang.  

Adsense

“Kenaikan jumlah penumpang pesawat ditopang sejumlah sentimen positif antara lain program penurunan harga tiket pesawat yang direspons baik oleh masyarakat,” jelas Faik. 

Baca juga : Periode Lebaran, 17 Penerbangan Baru Dibuka di Bandara InJourney Airports

Seperti diketahui, InJourney Airports mendukung program penurunan harga tiket pesawat dengan menurunkan tarif bandara yakni tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau disebut juga dengan Passenger Service Charge (PSC), dan tarif Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U).

Adapun bandara tersibuk pada periode angkutan lebaran adalah Soekarno-Hatta Tangerang (3,55 juta penumpang), I Gusti Ngurah Rai Bali (1,38 juta penumpang), Juanda Surabaya (938 ribu penumpang), Sultan Hasanuddin Makassar (642 ribu penumpang) dan Kualanamu Deli Serdang (520 ribu penumpang). 

Sementara itu, total jumlah penerbangan di 37 bandara pada angkutan lebaran 2025 mencapai 75.486 penerbangan. 

Baca juga : Arus Balik Dimulai, Ini Fokus InJourney Airports di Bandara

Sepanjang periode tersebut, maskapai mengoperasikan hingga 3.276 penerbangan tambahan (extra flight) terdiri dari 3.119 -extra flight rute domestik dan 157 extra flight rute internasional. 

“Tingkat keterisian penumpang di pesawat (load factor) selama periode angkutan lebaran 2025 juga cukup tinggi, yakni rata-rata mencapai sekitar 80%. Program WFA yang diberlakukan menjelang lebaran juga sangat membantu penyebaran keberangkatan penumpang pesawat sehingga peningkatan pergerakan penumpang dapat ditangani dengan baik,” ujar Faik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense