RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat 0,07 persen ke level Rp 16.824 per dolar Amerika Serikat (AS) dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.837 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di Asia bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Won Korea melemah 0,42 persen, yen Jepang minus 0,55 persen, peso Filipina menguat 0,22 persen dan rupee India naik 0,10 persen.
Baca juga : Rupiah Kembali Melemah Ke Level Rp 16.831 Per Dolar AS
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,17 persen ke level 99,31. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro stagnan di level Rp 18.859, terhadap poundsterling Inggris melemah 0,12 persen ke level Rp 22.214, dan terhadap dolar Australia melemah 0,15 persen ke level Rp 10.681.
Direktur PT TRX Berjangka Ibrahim Suaibi mengatakan, investor terus berjuang dalam menemukan katalis untuk mendorong pemulihan yang lebih berarti, karena pertumbuhan global secara luas diperkirakan akan melambat seiring tarif AS, yang membahayakan perekonomian global.
Baca juga : Tabungan Nasabah Premium BNI Naik 16 Persen Di Kuartal I-2025
“Perang dagang yang semakin intensif antara dua ekonomi terbesar dunia yang dikhawatirkan pasar akan menyebabkan resesi global," katanya dalam riset harian, Kamis (17/4/2025).
Sementara dari dalam negeri, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2025 diprediksi melambat menjadi kisaran 4,9 persen hingga 5 persen. Proyeksi ini melambat dari pertumbuhan ekonomi pada kuartal keempat 2024 yang mencapai 5,02 persen.
Baca juga : Rupiah Melemah Ke Posisi Rp 16.792 Per Dolar AS
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi tahun ini diperkirakan hanya kisaran 4,8 persen hingga 5 persen, lebih rendah dari target dalam asumsi ekonomi makro 2025 sebesar 5,2 persen, dan juga target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029 bahwa ekonomi tahun ini ditargetkan tumbuh 5,3 persen.
Ia memproyeksi, rupiah memiliki support di level Rp 16.850 per dolar AS hingga Rp 16.900 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.