BREAKING NEWS
 

Bahas Tantangan Geopolitik Dan Peluang Ekonomi

Pemimpin Industri Migas Global Ngumpul Di IPA Convex 2025

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Kamis, 17 April 2025 16:26 WIB
Ketua IPA Convex 2025, Hariadi Budiman [Foto: DOK]

RM.id  Rakyat Merdeka - Demi membahas strategi dan peluang, di tengah tantangan geopolitik dan fluktuasi ekonomi yang mempengaruhi industri minyak dan gas, Indonesian Petroleum Association (IPA) akan mengumpulkan para eksekutif terkemuka dari perusahaan energi global. Event IPA Convention and Exhibition atau IPA Convex ini akan digelar pada 20-22 Mei 2025 di ICE BSD City.

Menurut Ketua IPA Convex 2025, Hariadi Budiman, bahan bakar fosil masih memenuhi sekitar 80 persen kebutuhan energi global. “Walaupun ada peningkatan sumber energi rendah karbon, tetapi permintaan energi global yang meningkat, membuat tantangan emisi karbon terus berlanjut,” ujarnya.

Baca juga : Student Debate IPA Convex 2025 Digelar

Acara konferensi IPA Convex 2025 selama tiga hari ini akan dibuka dengan sesi 'Global Executive Talk', dimana para pemimpin Perusahaan dari ExxonMobil, BP, Eni, Mubadala Energy, Petronas, dan Medco Energi dijadwalkan hadir, untuk berbagi wawasan. Diskusi akan berpusat pada pengelolaan investasi energi global, menyeimbangkan tujuan keberlanjutan dengan kinerja keuangan, dan mengembangkan portofolio energi yang progresif dan berkelanjutan.

Adsense

Analisis Wood Mackenzie menyatakan, transisi ke energi alternatif berlangsung lebih lambat dari perkiraan. Artinya, permintaan akan minyak dan gas kemungkinan akan tetap tinggi di masa depan. Lebih dari 85 persen modal pada 2024 telah dialokasikan ke proyek minyak dan gas, yang menunjukkan, industri ini masih fokus pada peluang yang menguntungkan.

Baca juga : Luhut Ibaratkan Situasi Pasca Pengumuman Tarif Trump Seperti Masa Covid-19

Indonesia, yang menyumbang sekitar 1,5–2 persen dari total belanja modal sektor hulu global atau sekitar 7 miliar dolar AS pada 2025, diharapkan akan meningkatkan kontribusinya dengan berjalannya waktu.

“Investor mencari sumber daya yang menawarkan biaya rendah, emisi rendah, risiko minim, dan siklus yang lebih pendek. Kestabilan regulasi dan kebijakan sangat penting untuk mendukung investasi-investasi ini,” tambah Hariadi.

Baca juga : Ekonomi Kreatif Indonesia Siap Tampil Di Level Dunia

Konferensi ini bertujuan memaparkan, bagaimana perusahaan migas global mengatur strategi investasi mereka dan membahas bagaimana strategi ini dapat memperkuat ketahanan energi dan iklim investasi di Indonesia, sejalan dengan program Asta Cita dari Presiden RI, Prabowo Subianto.

IPA Convex diharapkan menjadi platform yang transformasional bagi pemangku kepentingan, pembuat kebijakan, dan pendukung industri, menyediakan strategi baru untuk meningkatkan investasi migas domestik. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense