Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru
Menperin: Pasar Industri Halal Sangat Menjanjikan
Selasa, 1 Oktober 2024 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ekonomi syariah dan industri halal diyakini menjadi sumber mesin pertumbuhan ekonomi baru bagi Indonesia. Sebagai bagian dari sektor industri pengolahan, industri halal juga menunjukkan kinerja positif.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan, pada triwulan I-2024, sektor unggulan Halal Value Chain (HVC) tumbuh 1,94 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Sektor unggulan halal tersebut antara lain, makanan dan minuman halal serta modest fashion yang mencatatkan pertumbuhan masing-masing 5,87 persen (yoy) dan 3,81 persen (yoy).
“Ini menunjukkan di masa depan pertumbuhan ekonomi nasional dapat didominasi oleh ekonomi syariah melalui perkembangan industri halal,” kata Agus dalam keterangan resmi Kemenperin, Senin (30/9/2024).
Baca juga : LRT Di Rawamangun Uji Coba Jalur Kereta
Politisi Partai Golkar itu juga menjelaskan, merujuk pada data yang dirilis dalam State of the Global Islamic Report (SGIER) edisi 2023/2024, jumlah konsumsi produk halal di dunia diperkirakan mencapai 2,4 triliun dolar Amerika Serikat (AS) pada 2024.
Selain itu, Pew Research Center’s Forum on Religion and Public Life memproyeksi jumlah populasi penduduk Muslim di dunia akan terus bertambah hingga mencapai 2,2 miliar jiwa atau 26,5 persen dari total populasi dunia pada 2030.
Peningkatan angka tersebut dinilai sejalan dengan pertumbuhan pada permintaan produk industri halal.
Baca juga : Awas, Rossoneri Mulai Ngegas
“Indonesia sebagai negara dengan jumlah populasi penduduk Muslim terbesar kedua di dunia memiliki potensi pasar yang sangat menjanjikan untuk pertumbuhan ekonomi syariah dan industri halal,” kata Agus.
Selain itu, lanjut dia, posisi ekonomi syariah Indonesia di tataran global terus meningkat di berbagai sektor.
Tahun lalu, secara keseluruhan Indonesia berhasil naik satu peringkat menjadi posisi ke-3 pada Global Islamic Economy Indicator dalam SGIER 2023/2024 yang dirilis oleh Dinar Standard.
Baca juga : Lolos 16 Besar Tennis China Open 2024, Osaka Ditantang Coco Gauff
Posisi ke-3 Indonesia tersebut, setelah Malaysia dan Arab Saudi, dengan melampaui posisi Uni Arab Emirat dan Bahrain.
“Dari lima indikator penilaian, terdapat tiga indikator yang menopang kenaikan tersebut dan berkorelasi dengan upaya Kementerian Perindustrian di sektor industri halal,” ujar Agus.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya