RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat 0,39 persen ke level Rp 16.811 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan pada Kamis (17/4/2025) di level Rp 16.833,5 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas menguat terhadap dolar AS. Baht Thailand naik 0,61 persen, yen Jepang menguat 0,72 persen, dan ringgit Malaysia naik 0,40 persen.
Baca juga : Harga Emas Pagi Ini Rp 1.965.000 Per Gram
Indeks dolar AS anjlok 0,64 poin menjadi 98,59. Sedangkan imbal hasil obligasi AS 10 tahun terlihat naik 11 poin di level 4,34 persen. Nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,01 persen ke level Rp 18.928, terhadap poundsterling Inggris naik 0,04 persen ke level Rp 22.360 dan terhadap dolar Australia menguat 0,47 persen ke level Rp 10.769.
Analis Pasar Keuangan, Lukman Leong mengatakan, nilai tupiah akan menguat terhadap dolar AS pagi ini yang terpantau masih terus melemah akibat pernyataan dovish atau cenderung mendukung suku bunga rendah dari pejabat The Fed
Baca juga : Menhan RI & Dubes Italia Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral
“Pernyataan dovish pejabat The Fed, Jerome Powell, mengkhawatirkan ekonomi AS oleh dampak dari kebijakan proteksionisme Trump," jelasnya, Senin (21/4/2025).
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di rentang Rp 16.750-Rp 16.900 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.