RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini melemah 0,34 persen ke level Rp 16.863 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.806,5 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia mayoritas melemah terhadap dolar AS. Baht Thailand melemah 0,47 persen, yen Jepang minus 0,16 persen, dan ringgit Malaysia turun 0,27 persen.
Baca juga : Rupiah Perkasa Ke Rp 16.811 Per Dolar AS
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,03 persen ke level 98,07. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro stagnan di level Rp 18.928, terhadap poundsterling Inggris menguat 0,30 persen, terhadap dolar Australia menguat 0,29 persen ke level Rp 10.824.
Analis pasar keuangan Lukman Leong mengatakan, meski melemah, rupiah masih berpotensi menguat terhadap dolar AS yang kembali tertekan setelah data ekonomi AS yang menunjukkan pelemahan.
Baca juga : Harga Emas Pagi Ini Rp 1.965.000 Per Gram
“Trump yang kembali menyerang Kepala The Fed Jerome Powell juga semakin menekan dolar AS,” ungkapnya, Selasa (22/4/2025).
Ia juga melihat, sentimen pasar global masih dibayangi oleh fenomena yang disebut sebagai sell America trade, yaitu aksi jual terhadap aset-aset AS akibat ketidakpastian kebijakan ekonomi dan politik Negeri Paman Sam ini.
Baca juga : Rupiah Pagi Naik Tipis Ke Rp 16.824 Per Dolar AS
Lukman memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di rentang Rp 16.750-Rp 16.850 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.