RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka naik 0,02 persen ke level Rp 16.558 per dolar Amerika Serikat (AS) dibanding penutupan kemarin di level Rp 16.562 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang naik 0,31 persen, dolar Taiwan menguat 0,25 persen, dolar Singapura naik 0,22 persen, peso Filipina menguat 0,13 persen, yuan China melemah 0,1 persen, ringgit Malaysia minus 0,1 persen, dolar Hong Kong melemah 0,02 persen, dan won Korea Selatan melemah turun 0,01 persen.
Baca juga : Perang Dagang Mereda, Rupiah Perkasa Ke Level Rp 16.570 Per Dolar AS
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,15 persen ke level 100,72. Sementara nilai tukar rupiah terhadap Franc Swiss menguat 0,58 persen ke level Rp 19.732, terhadap poundsterling Inggris menguat 0,27 persen ke level Rp 21.965, dan terhadap dolar AS naik 0,20 persen ke level Rp 10.667.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, pergerakan rupiah hari ini akan melemah. Hal tersebut lantaran sentimen kebangkitan dolar berkat sentimen positif dari Bank Sentral AS.
Baca juga : Jelang Akhir Pekan, Rupiah Loyo Ke Rp 16.543 Per Dolar AS
“Dolar AS rebound setelah pernyataan hawkish dari dua pejabat The Fed mengenai inflasi dan pemangkasan suku bunga," jelasnya, Kamis (15/5/2025).
Dia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 16.500 sampai Rp 16.600 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.