RM.id Rakyat Merdeka - Germany Brilliant, membangun lima saung kamar mandi di kawasan Baduy Luar, Lebak, Banten sebagai fasilitas sanitasi bagi wisatawan dan masyarakat setempat. Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara Germany Brilliant (GB), produsen perlengkapan kamar mandi dan dapur, bersama Lembaga Sertifikasi Profesi Desain Interior Indonesia (LSPDI), dan Bazar Bangunan. Air bersih untuk mandi dialirkan langsung dari mata air pegunungan, terhubung ke tiap saung melalui pipa sederhana. Lokasinya tersebar di wilayah Kaduketug 1, Kaduketug 2, Kaduketug 3, Legok Jeruk, dan Cicakal Muara.
“Awalnya kami berkunjung ke Baduy dan melihat belum ada tempat mandi bersama yang layak bagi pengunjung. Padahal ini sangat dibutuhkan,” ujar General Manager Germany Brilliant, Yapto Wijaya, dikutip saat acara seremoni, Sabtu (17/5/2025).
Baca juga : PM Australia Kalungkan Syal Ke Kucing Prabowo, Tanda Cinta Untuk Indonesia
Dia menjelaskan, pihaknya berkomunikasi dengan tokoh adat dan melibatkan arsitek lokal dalam proses perancangan agar seluruh bentuk dan bahan selaras dengan nilai-nilai masyarakat Baduy. “Kami tidak bisa sembarangan. Semuanya harus sesuai aturan adat,” katanya.
Pembuatan satu saung membutuhkan waktu sekitar dua minggu. Desainnya dirancang agar tidak bertentangan dengan bentuk bangunan tradisional di Baduy. Proyek ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) GB.
Baca juga : Pertamina Kembangkan Energi Transisi Untuk Sejahterakan Petani Desa Uma Palak
Direktur LSPDI-Desain Interior, Rohadi, mengakui prosesnya tidak mudah. Ia menyebut beberapa desain awal sempat ditolak. “Lebih dari tiga kali saya bawa desain, tapi jika dianggap tidak cocok, tidak akan diterima. Bahkan bentuk pintu dan atap pun harus pas,” ujarnya.
Adapun fasilitas tersebut diresmikan pada 14 Mei 2025. Peresmian fasilitas ini dihadiri oleh mahasiswa Universitas Pradita dan Universitas Interstudy, serta perwakilan dari Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI). Pada kesempatan yang sama, rombongan juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga Baduy.
Baca juga : Pemerintah Bangun Pembangkit Nuklir 10 GW, Kurangi Beban Rakyat Bayar Listrik
Ketua adat Baduy Luar Jaro Oom menyampaikan terima kasih atas fasilitas tersebut. “Saung kamar mandi ini sangat membantu. Tidak hanya untuk warga, tapi juga tamu yang datang ke sini,” ucapnya.
Langkah ini sejalan dengan semangat pengembangan wisata budaya. Seperti diketahui, Kementerian Pariwisata menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara 2025 mencapai 14,6 juta hingga 16 juta kunjungan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.