BREAKING NEWS
 

Jumlah Uang Beredar Tembus Rp 9.390 T Pada April 2025

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ADITYA NUGROHO
Jumat, 23 Mei 2025 14:56 WIB
Ilustrasi uang beredar. (Foto: RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bank Indonesia mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) tetap mencatat pertumbuhan pada April 2025.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menyampaikan bahwa posisi M2 pada bulan tersebut tercatat sebesar Rp 9.390,0 triliun, tumbuh 5,2 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

“Pertumbuhan M2 pada April 2025 tercatat sebesar 5,2 persen (yoy), setelah tumbuh 6,1 persen (yoy) pada bulan sebelumnya,” ujar Ramdan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Baca juga : Rupiah Joss Lagi, Tembus Rp 16.295 Per Dolar AS

Ia menjelaskan, perkembangan M2 tersebut terutama ditopang oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) yang meningkat sebesar 6,0 persen (yoy) serta uang kuasi yang tumbuh 2,4 persen (yoy).

Adsense

Ramdan menambahkan, dari sisi faktor yang memengaruhi, perkembangan M2 pada April 2025 dipengaruhi oleh pertumbuhan penyaluran kredit dan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat.

“Penyaluran kredit tumbuh sebesar 8,5 persen (yoy), sedikit melambat dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 8,7 persen (yoy),” jelasnya.

Baca juga : Dividen BSI Sebesar Rp 1,05 Triliun Akan Diberikan Pada 19 Juni 2025

Sementara itu, tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat mengalami kontraksi sebesar 21,0 persen (yoy), lebih dalam dibanding kontraksi bulan sebelumnya yang sebesar 8,7 persen (yoy).

Di sisi lain, aktiva luar negeri bersih tercatat tumbuh sebesar 3,6 persen (yoy), meskipun melambat dibandingkan pertumbuhan pada Maret 2025 yang sebesar 6,0 persen (yoy).

Bank Indonesia akan terus mencermati dinamika likuiditas dan memastikan kecukupan likuiditas untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense