Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi tadi dibuka menguat 0,63 persen ke level Rp 16.295 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.399 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia bervariasi terhadap dolar AS. Baht Thailand menguat 0,04 persen, won Korea Selatan melemah 0,38 persen, yen Jepang menguat 0,15 persen, dan ringgit Malaysia naik 0,36 persen.
Baca juga : Naik Lagi, Harga Emas Sentuh Rp 1.923.000 Per Gram
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,08 persen ke level 99,35. Sementara nilai tukar rupiah terhadap poundsterling Inggris melemah 0,44 persen ke level Rp 21.899 dan terhadap dolar Australia melemah 0,31 persen ke level Rp 10.492.
Analis Pasar Keuangan, Lukman Leong mengatakan, dolar AS melemah lantaran kekhawatiran akan defisit fiskal AS. “Dolar AS melemah karena kekhawatiran defisit fiskal akan membuat pemerintah AS menambah utang dalam jumlah yang besar," jelasnya, Kamis (22/5/2025).
Baca juga : Latihan Lagi, Persib Siap Hadapi Persis Solo
Dia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di rentang Rp 16.300-Rp 16.400 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya