RM.id Rakyat Merdeka - Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) menegaskan komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Melalui PGE Area Lahendong, perusahaan terus mengembangkan program unggulan Bank Sampah ‘Setor Jo’ di Kecamatan Tompaso Raya, Sulawesi Utara.
Program yang diluncurkan sejak 2022 ini telah membentuk empat unit bank sampah dan memberdayakan lebih dari 200 warga, termasuk kelompok rentan seperti penyandang disabilitas.
Masyarakat yang sebelumnya membakar atau menimbun sampah, kini terbiasa memilah dan menyetorkan sampah ke bank sampah.
Baca juga : Bertemu Wakil PM Tajikistan, Wamenlu Tata Dorong Penguatan Kerja Sama Ekonomi
“Program ini bukan hanya tentang mengelola sampah, tapi juga membangun kesadaran, memberdayakan masyarakat, dan menciptakan nilai ekonomi baru dari limbah yang dulunya dianggap tidak berguna,” ujar Corporate Secretary PGE Kitty Andhora, Kamis (5/6).
Sejak 2024, PGE menggandeng NGO Liberty Society untuk memperluas dampak program. Mereka menghadirkan pelatihan pengolahan sampah anorganik serta kewirausahaan bagi pengurus dan nasabah.
Karang taruna dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) turut dilibatkan untuk memperkuat jaringan pemasaran produk daur ulang.
Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah penggunaan mesin sheet press yang mampu mengubah limbah plastik menjadi bahan dasar produk baru seperti furnitur, aksesori, hingga sofa ecobrick.
Baca juga : Gelar HC Summit 2025, MIND ID Dorong Inovasi Dan Green Skills
Selain itu, bank sampah juga memproduksi eco-enzyme dan turunannya, seperti eco-atsiri, yang bermanfaat sebagai disinfektan alami.
Hingga saat ini, program ‘Setor Jo’ telah memberikan manfaat langsung bagi lebih dari 340 warga Tompaso Raya.
Dampak lingkungannya pun nyata, antara lain penurunan signifikan volume sampah rumah tangga yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Sedikitnya lima ton sampah anorganik telah diolah menjadi produk daur ulang, sementara dua ton sampah organik diolah menjadi eco-enzyme.
Baca juga : Bupati Bogor Resmikan Gedung Vinus Empowerment Space
“Melalui sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari LSM, pemerintah daerah, kelompok jahit, hingga dinas koperasi dan UKM, kami percaya pengelolaan lingkungan akan berjalan lebih efektif jika dilakukan secara kolaboratif. Program Bank Sampah 'Setor Jo' kini menjadi model yang bisa direplikasi desa-desa lain di Minahasa,” ungkap General Manager PGE Area Lahendong, Novi Purwono.
Berkat kontribusinya, program ‘Setor Jo’ meraih penghargaan kategori Platinum dalam ajang Bisnis Indonesia Corporate Social Responsibility Awards (BISRA) 2024.
PGE berkomitmen untuk terus mengembangkan inisiatif lingkungan berdampak, sejalan dengan misi perusahaan mendukung target Net Zero Emission Indonesia 2060.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.